Penerapan New Normal, Moeldoko: Pemda Jangan Grasak-Grusuk!


Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengingatkan kepada pemerintah daerah (Pemda) untuk tidak tergesa-gesa dalam mengambil kebijakan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau new normal.

Menurut Moeldoko, pemerintah daerah harus benar-benar melakukan kajian secara mendalam dan akurat sebelum mengambil langkah untuk melonggarkan suatu daerah dari wabah corona.

"Maksudnya, terhadap daerah yang akan melakukan pelonggaran, menuju new normal, supaya betul-betul memperhatikan masalah waktu dengan sebaiknya tidak grasak grusuk tapi juga harus didukung data yang akurat," kata Moeldoko saat diskusi dalam webinar bertajuk 'Sinergi Gerak Masyarakat Menghadapi Dampak Adaptasi Kebiasaan Baru, Selasa (23/6/2020).

Moeldoko mengungkapkan, banyak faktor sebelum keputusan pelonggaran diambil, mulai dari memantau perkembangan penyakit hingga sarana dan prasarana untuk mengantisipasi jika terjadi peningkatan wabah.

"Bagaimana persoalan epidemiologisnya, bagaimana pengawasan perkembangan penyakit, bagaimana melakukan kesiapan di daerah terkait sarana dan prasarana kesehatan terpenuhi atau tidak," tuturnya.

Selain itu, dia meminta pemerintah daerah untuk secara terus menerus mengingatkan masyarakat agar menjaga protokol kesehatan.

"Tetap disiplin mengenakan masker, cuci tangan, menjaga jarak, dan semaksimal dan mungkin untuk tidak berada di dalam kerumunan," tandasnya. [okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan