Tambahan Kasus 1.241 Kembali Pecahkan Rekor, Ini Penjelasan Pemerintah

Pada hari ini ada penambahan kasus positif Corona sebanyak 1.241 kasus. Jumlah tersebut kembali memecahkan angka tertinggi.

Jubir Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, menjelaskan penambahan kasus positif kembali tinggi karena penelusuran kontak dilakukan makin agresif.

"Penambahan kasus ini karena tracing agresif yang dilakukan sehingga bisa kita lihat bahwa sebagian besar penambahan kasus ini adalah spesimen yang dikirim dari puskesmas atau dinas kesehatan, tidak didominasi spesimen yang dikirim dari rumah sakit," kata Yuri dalam siaran langsung di akun YouTube BNPB, Rabu (10/6/2020).

Penambahan kasus sebanyak 1.241 kasus membuat total kasus di Indonesia ada sebanyak 34.316 kasus.

Jumlah 1.241 penambahan kasus baru ini memecahkan rekor sehari sebelumnya. Pada Selasa (9/6), ada penambahan 1.043 kasus sehingga total kasus virus Corona tercatat sebanyak 33.076.

"Kinerja data yang kita laporkan, kita bisa lihat secara keseluruhan kita masih meningkat sebenarnya. Tapi kalau kita lihat sebaran per provinsi, sebenarnya sebagian provinsi sudah dalam kondisi stabil, beberapa provinsi meningkat karena contact tracing yang kita lakukan lebih agresif lagi," ujar Yuri.

"Ini sejalan dengan arahan dari presiden untuk kita lakukan tracing lebih agresif kembali," tambahnya. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan