Tingginya Realisasi Anggaran di Kementerian Sosial, Tak Lepas dari Berbagai Terobosan yang Dilakukan


Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Hartono Laras menyatakan bahwa tingginya realisasi anggaran Kementerian Sosial tidak lepas dari berbagai terobosan yang dilakukan Kemensos, di bawah kepemimpian Mensos Juliari P. Batubara.

Tingginya realisasi anggaran tersebut, kata Sekretaris Jenderal Hartono Laras, juga berkat kerja sama yang baik dari semua pimpinan satuan kerja, pejabat struktural, fungsional, dan dukungan seluruh pegawai.

Hal ini dilakukan sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo, agar mendorong berbagai terobosan untuk mengakselerasi distribusi bantuan, tidak terjebak rutinitas.

Menurut Sekretaris Jenderal Hartono Laras, dalam penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST), Mensos sudah menginstruksikan PT Pos Indonesia untuk menambah durasi layanan dari pagi hingga malam.

“Kemudian agar PT Pos juga menambah loket-loket dan titik lokasi penyaluran di komunitas, seperti kantor desa, kantor kelurahan, sekolahan, pos RW, dan sebagainya. Agar pelayanan terhadap KPM makin dekat,” kata Sekretaris Jenderal Hartono Laras dalam pernyataan resminya, Senin (29/6/2020).

Masih terkait BST, penyaluran bantuan dilakukan secara simultan, yakni disalurkan berbarengan antara penyaluran bantuan sosial dengan pemutakhiran data.

Kemudian untuk distribusi paket sembako Bantuan Presiden, juga sudah dilakukan sejumlah terobosan, yakni menambah vendor dari 5 menjadi 20-an. Menyederhanakan item sembako dari 10 item disederhanakan dengan nilai sama.

Lalu mengakumulasi penyaluran bansos berupa beras dari Perum Bulog pada Tahap II dan IV menjadi satu kali penyaluran. Tidak kalah penting, adalah menyalurkan sembako Banpres melalui komunitas.

Dengan tingginya realisasi anggaran, menurut Hartono patut disyukuri, sekaligus dalam waktu bersamaan untuk menjadi momentum agar semua jajaran Kemensos tidak berpuas diri.

“Terus lakukan akselerasi dan dengan tetap mematuhi prinsip-prinsip akuntabilitas anggaran,” katanya.

Seperti diketahui, total Pagu Anggaran Kemensos TA 2020 sebesar Rp104.453.849.680.000. Per hari Senin (29/6/2020) ini telah direalisasikan sebesar Rp61.421.535.504.234 (58.80 persen).

Pos belanja yang paling tinggi realisasinya adalah jenis belanja bantuan sosial (bansos). Dari pagu sebesar Rp100.212.378.175.000, telah realisasi untuk jenis belanja bansos sebesar Rp59.995.174.514.917 atau 59,87 persen.

Dengan angka ini, Kementerian Sosial tetap menduduki peringkat pertama dalam realisasi anggaran di antara Kementerian/Lembaga lainnya.[tribunnews.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan