Alasan Perubahan Warna Helikopter yang Ditumpangi Jokowi-Prabowo Menjadi Merah Putih

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada Kamis, (10/7/2020) kemarin. Kunjungan kali ini, presiden didampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk meninjau Kabupaten Kapuas dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU.

Ada yang berbeda dari biasanya, saat tiba di Bandara Tjilik Riwut, kepala negara langsung menaiki helikopter untuk menuju Kapuas. Menhan Prabowo ikut dalam satu helikopter yang nampak berbeda dari biasanya.

Secara fisik memang tidak ada yang berbeda, helikopter yang mereka gunakan masih jenis Super Puma milik TNI AU, hanya warnanya saja yang berubah dari yang sebelumnya berwarna biru, menjadi merah putih. Apa alasan TNI AU mengganti warna biru menjadi merah putih, tepat disaat kunjungan Presiden Jokowi bersama Menhan Prabowo ke Kalteng?

Berdasarkan keterangan resmi Biro Pers Sekretariat Presiden, helikopter yang ditumpangi Jokowi pada kunjungan kerja kali ini tampak berbeda.
(Presiden Jokowi dan Prabowo nampak berbincang dalam helikopter jenis Super Puma yang baru berganti warna menjadi merah putih: foto: Biro Pers Kepresidenan)

Helikopter tersebut baru saja dicat ulang berwarna merah putih. Ini bukanlah helikopter baru, namun yang biasa digunakan Presiden saat kunjungan kerja. Pengecatan ulang dilakukan dalam rangka pemeliharaan.

Sekretaris Militer (Sesmil) Presiden, Mayjen TNI Suharyanto menyampaikan, saat melaporkan kepada Presiden tentang helikopter tersebut harus memasuki pemeliharaan rutin pada Maret, Kepala Negara ingin ada sentuhan yang lebih Indonesia.

“Presiden berpesan agar selain dilakukan pemeliharaan berkala juga diberikan nuansa berbeda yang lebih ‘Indonesia’ pada helikopter tersebut,” ucap Suharyanto dikutip dari Biro Pers Sekretariat Presiden.

Senada dengan Sesmil, Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono mengatakan bahwa diputuskan mengganti warna menjadi merah putih. Sebelumnya helikopter tersebut didominasi warna biru.

“Kami memutuskan mengganti warnanya dengan merah putih dan Presiden menyetujuinya. Warna ini juga dipilih untuk lebih menyemarakkan perayaan 75 tahun kemerdekaan Republik Indonesia,” ucap Heru.

Dalam penerbangan menuju Kabupaten Kapuas, protokol kesehatan tetap dikedepankan. Di dalam helikopter yang ditumpangi Presiden biasanya diisi 10 orang, kali ini hanya diisi 5 orang.

Presiden hanya didampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan tiga orang perangkat melekat lainnya, yaitu Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Dan Grup A Paspampres Kolonel Inf Achiruddin, dan Ajudan Presiden Kolonel Inf Rudi Saladin. [okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan