Erick Thohir Minta Bos BUMN Contoh Akhlak Petugas KRL Penemu Uang Rp 500 Juta

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan apresiasi kepada 2 petugas KRL, Egi dan Mujenih, yang beberapa waktu lalu sempat viral karena menemukan uang Rp 500 juta di gerbong kereta dan segera mengembalikannya ke pihak yang berhak.

Menurut Erick, apa yang dilakukan oleh Egi dan Mujenih adalah contoh nyata penerapan prinsip akhlak yang selama ini selalu digaungkan oleh Kementerian BUMN. Egi dan Mujenih melakukan tugas mereka dengan baik tanpa pamrih.

"Intinya apa yang dilakukan Mas Egi dan Mas Mujenih ini justru sesuatu yang luar biasa bagi kita semua. Ini sebagai contoh bahwa ketika isu moral di Indonesia dipertanyakan, sebenarnya banyak di bangsa kita yang punya kedisiplinan dan akhlak yang baik," ujar Erick dalam sambutannya, Senin (13/7/2020).

Lebih lanjut, Erick bilang sikap jujur Egi dan Mujenih ini harus dijadikan contoh dan inspirasi untuk seluruh pihak terutama para pimpinan yang sudah diberikan amanah untuk bekerja.

"Karena ini saya harapkan bisa menjadi inspirasi buat kita semua, terutama para pimpinan bahwa memang kalau kita diberikan amanah sudah seyogianya kita harus punya dasar daripada akhlak itu sendiri kalau kita mau sukses. Hal ini harus menginspirasi kita semua yang bekerja di level pengambil kebijakan atas atau manajerial," jelasnya.

Dalam acara tersebut, sebanyak lima perusahaan BUMN memberikan apresiasi kepada kedua pekerja kontrak yang masih tinggal bersama orangtuanya itu.

Daftar Hadiah

Apresiasi tersebut antara lain, Bank BRI memberikan bantuan Asuransi Davestera (Dana Investasi Sejahtera) yang merupakan Gabungan dari Asuransi Perlindungan Jiwa, Proteksi, dan Investasi dengan nilai Uang Pertanggungan per orang hingga Rp 500 juta.

Lalu, Bank Mandiri melalui perusahaan anak AXA Mandiri Financial Services menyerahkanbantuan berupa perlindungan Asuransi Jiwa dengan Uang Pertanggungan sebesar Rp 500 juta per orang yang dibayarkan kepada ahli warisnya apabila insan BUMN tersebut mengalami risiko meninggal dunia dalam kurun waktu 5 tahun.

Bank BNI melalui anak perusahaan BNI Life memfasilitasi keduanya dengan produk Asuransi BNILife Mprotection Plus yang memberikan manfaat lengkap dalam satu produk berupa investasi, proteksi jiwa sampai dengan kesehatan dengan nilai premi/investasi sebesar Rp 50 juta, serta ditambah fasilitas kesehatan berupa manfaat rawat inap.

Jika terjadi risiko meninggal, penerima manfaat juga akan mendapatkan Rp 100 juta ditambah nilai investasi. Selain itu, untuk tiga tahun polis asuransi juga bisa dicairkan, plus pengembangan investasi dari Premi Rp 50 juta.

Telkomsel pun turut memberikan apresiasi berupa handphone dan kuota internet senilaiRp 200.000 per bulan selama 1 tahun, serta saldo LinkAja masing-masing sebesar RP 5juta.

Karyawan Tetap

Dan yang terpenting, Egi dan Mujenih juga diangkat menjadi pegawai tetap di anak perusahaan PT KAI/KCI.

"Alhamdulillah, ya Allah. Begitu besar karunia yang engkau berikan. Terima kasih kepada Pak Erick, dan para pejabat BUMN atas penghargaan ini. Saya nggak nyangka apa yang saya lakukan dihargai sebesar ini. Sekali lagi terima kasih. Waktu itu, saya langsung bawa saja (uang) ke kantor Stasiun Bogor karena saya nggak ada niat ngambil, memang bukan hak saya," kata Mujenih.

Rasa syukur juga diungkapkan Egi, pemuda yang menjadi andalan keluarga setelah ayahnya meninggal.

"Saya bersyukur sekali dengan semua penghargaan ini, terutama diangkat jadi pegawai tetap. Keluarga saya pasti senang sekali dan bangga," tuturnya. [liputan6.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan