Gibran Bantah PKS Soal Maju Pilkada Manfaatkan Jokowi: Nggak Lah!

Ketua DPP PKS Mardani Ali menilai majunya Gibran Rakabuming Raka dalam kontestasi Pilkada Solo 2020 memanfaatkan nama sang ayah, Presiden Joko Widodo (Jokowi). Apa tanggapan Gibran soal tudingan PKS tersebut?

"Nggak lah! Wong saya kan ikut kontestasi, fit and proper test ya ikut dua kali, sama-sama daftar," kata Gibran di Loji Gandrung, Solo, Jumat (17/7/2020).

Pernyataan Gibran itu menjawab pertanyaan wartawan soal tudingan PKS tersebut. Menurut Gibran, dirinya telah melalui semua proses pendaftaran di PDIP sesuai prosedur.

"Semua proses saya lalui, nggak ada yang saya lewati, ya to? Semua persyaratan sudah saya penuhi, ya to?" tegas Gibran.

Diberitakan sebelumnya, PKS menilai majunya Gibran dalam kontestasi Pilkada Solo memanfaatkan nama sang ayah.

"Memanfaatkan (nama Jokowi). Anak muda sebaiknya memulai dengan menikmati proses," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan, Jumat (17/7).

Menurut Mardani, anak muda memang perlu diberi kesempatan dalam politik, tetapi perlu merintis karir politiknya dari bawah. Mardani menilai, jika Gibran berproses dari awal dan tidak memanfaatkan nama sang ayah, hasilnya akan lebih baik.

"Tanpa proses yang alami, kapasitas dan keterampilan memimpin tidak terasah dengan tajam. Politik dinasti di mana pun ada, tapi jika semua dimulai dengan proses yang benar, beranjak dari bawah, akan memberi kontribusi yang baik bagi negeri," ujar Mardani.

"Itu mulai lah dari bawah, nikmati proses," imbuhnya.

Diketahui, Gibran bersama Teguh Prakosa resmi maju sebagai pasangan bakal calon kepala daerah di Pilkada Solo. Hal itu setelah Gibran-Teguh mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP. Pengumuman rekomendasi itu disampaikan oleh Ketua DPP PDIP Puan Maharani siang ini. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan