Jokowi Kini Rapat Virtual Lagi, Ini Penjelasan Istana

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menggelar rapat terbatas secara virtual pagi ini. Pihak Istana Kepresidenan mengatakan, rapat secara virtual karena efisiensi dan ke depan masih bisa digelar rapat secara tatap muka.

"Lebih efisien dan tentunya terjadwal dari sekretaris kabinet memang sudah video conference. Tatap muka tetap ada, jadi melihat waktu bapak presiden jika padat maka lebih efisien video conference. Dan tentunya akan ada jadwal rapat tatap muka juga," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono saat dimintai konfirmasi, Senin (27/7/2020).

Sementara itu, Deputi bidang Protokol, Pers, dan Media Setpres Bey Machmudin mengatakan, rapat terbatas secara virtual tidak berkaitan dengan Achmad Purnomo yang positif virus Corona (COVID-19). Wakil Wali Kota Solo tersebut diketahui sempat bertemu Jokowi di Istana.

"Nggak ada. Rapat virtual kan biasa dalam adaptasi kebiasaan baru. Nanti ada pelantikan (gubernur), kehadiran fisik," kata Bey.

Sejak 8 Juni 2020, Jokowi sudah mulai menggelar rapat secara tatap muka dalam rangka adaptasi kebiasaan baru. Bey mengatakan, beberapa kali agenda Jokowi juga masih digelar secara virtual dari tanggal 8 Juni sampai sekarang, seperti rapat intern hingga melantik praja TNI-Polri yang digelar parsial (virtual dan tatap muka dengan peserta terbatas).

"Sebetulnya sejak 8 Juni beberapa acara virtual juga. Artinya fleksibel saja. Hari ini rapat dengan komite Covid secara virtual karena peserta banyak dan agar lebih efisien," jelas Bey.

Pada kesempatan sebelumnya, pihak Istana akan memperketat protokol kesehatan usai Purnomo yang positif virus Corona. Selain pengurangan jumlah tamu, akan ada penambahan aturan lain di lingkungan Istana. Salah satunya, akan ada ketentuan menggunakan face shield.

"Misal pakai face shield, para menteri hanya boleh bawa ajudan 1," ujar Heru Budi Hartono lewat pesan singkat, Sabtu (25/7).

Aturan pemakaian face shield ini akan diterapkan untuk Presiden Jokowi, juga para menteri dalam pertemuan misalnya rapat terbatas. Aturan ini dibuat untuk mencegah penularan virus Corona. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan