Lagi, Penyaluran Bansos di Tengah Pandemi oleh Kemensos Diapresiasi

Menteri Sosial Juliari P Batubara bersama jajarannya mengawal langsung proses penyaluran bantuan sosial sembako dan Bantuan Sosial Tunai (BST) di beberapa wilayah Jabodetabek dan luar Jabodetabek agar cepat dan tepat sesuai tata kelola pemerintahan yang baik.

Effort ekstra Mensos Juliari selama ini berbuah manis terhadap hasil kinerjanya berdasarkan laporan beberapa survei di 34 provinsi seluruh Indonesia, mulai dari Charta Politika Indonesia, Alvara Research Center hingga yang paling terbaru hasil survei Cyrus Network menyatakan bahwa bantuan tunai dan bantuan sosial selama lima bulan terakhir mendapatkan apresiasi oleh masyarakat.

Menyikapi ini, Ketua Milenial Muslim Bersatu Khairul Anam menyambut baik hasil survei lembaga-lembaga yang sudah mempunyai kredibilitas tinggi di kancah nasional seperti Charta Politika Indonesia, Research Center, dan Cyrus Network dengan metode ilmiah serta dapat dipertanggungjawabkan secara akademis yang telah memberikan penilain tehadap lembaga/kementerian seperti Kementerian Sosial (Kemensos).

"Sungguh luar biasa, kami menyambut baik dan ikut berterima kasih atas capaian yang sudah diraih oleh Kemensos di bawah kepemimpinan Mensos Juliari P Batubara, dengan begitu Kemensos sebagai kepanjangan tangan dari negara tidak pernah alpa (absen) di tengah masyarakat," Kata Anam.

Lebih jauh menurutnya, masyarakat Indonesia harus bersyukur memiliki sosok menteri sosial tahan banting di segala medan, berjibaku dengan penyaluran bansos, dan bekerja untuk masyarakat yang sedang menghadapi masalah di situasi krisis seperti saat ini.

"Tidak berlebihan jika kita menjulukinya sebagai Panglima Bansos Kemensos karena semua strategi jitu tehadap kelancaran penyaluran bansos ada di tangannya," ungkap Anam.

Sebelumnya lembaga survei Charta Politika Indonesia merilis bahwa Mensos Juliari P Batubara masuk sebagai menteri terbaik Jokowi keempat (4.3%) yang paling sering terlihat atau terdengar dalam masa pandemi Covid-19 karena program pengentasan kemiskinan yang digelontorkan Kemensos tepat sasaran dan memberi dampak positif bagi masyarakat.

Sementara Kementerian Sosial bersama Juliari P Batubara dinilai sebagai lembaga terbaik ketiga (17.2%) yang paling sigap dan tanggap terhadap Covid-19 melalui Bansos yang diberikan kepada masyarakat terdampak pandemi.

Di sisi lain, menurut Lembaga survei Alvara Research tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyaluran bantuan sosial cukup tinggi, yakni 56,2 persen yang melibatkan 1.225 responden dari seluruh provinsi di Indonesia.

Survei Cyrus Network

Ini juga sejalan dengan hasil survei terbaru Cyrus Network tentang opini publik terkait pandemi Covid-19 di Indonesia. Dalam laporan survei terakhirnya menyatakan bahwa bantuan tunai dan bantuan sosial selama lima bulan terakhir mendapatkan apresiasi oleh masyarakat.

Lebih jauh menurut Cyrus Network, bantuan-bantuan yang diberikan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah diketahui oleh 80 persen responden. Bentuk bantuan sosial yang responden ketahui paling banyak adalah bantuan tunai 78,6 persen dan bantuan sembako 67 persen.

Untuk diketahui, Kemensos memiliki program Bansos Reguler yang terdiri dari Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 10 juta KPM dan Program Sembako (BPNT) yang semula untuk 15,2 juta KPM menjadi 20 Juta KPM. [liputan6.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan