Langganan Jadi Menteri Keuangan Terbaik, Ini Deretan Prestasi Sri Mulyani


Baru-baru ini, Lembaga survei Indikator Politik Indonesia menempatkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani sebagai Menteri dengan kinerja terbaik di masa pandemi covid-19.

Predikat diberikan melalui survei yang menyasar para pelaku usaha di Tanah Air. "Hasilnya Menteri Keuangan dianggap paling baik kinerjanya menurut pelaku usaha berdasarkan kelompok dari semua sektor," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi.

Survei mencatat Sri Mulyani berada di posisi pertama dengan persentase sebesar 61,4 persen. "Nilai ini termasuk cukup tinggi, terlebih saat ini juga berbarengan dengan pandemi Covid-19," imbuh dia.

Sudah jadi rahasia umum, jika bendahara negara yang satu ini memang kerap menorehkan prestasi atas kinerjanya. Tak tanggung-tanggung, sederet penghargaan Internasional juga diborongnya.

Pada 2019 lalu, Sri Mulyani mendapatkan Penghargaan di Asian Business Leadership Forum (ABLF) Awards 2019 untuk kategori Statepersons Awards yang diselenggarakan di Dubai, Uni Emirat Arab (UAE).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Anggota Kabinet dan Menteri Toleransi, UEA, Sheikh Nahayan Mabarak Al Nahayan.

Penghargaan global ini diberikan kepada Sri Mulyani karena menghadirkan berbagai instrumen kebijakan untuk memperkuat perekonomian di Indonesia.

Masih di tahun yang sama, Sri Mulyani dinobatkan sebagai Menkeu Terbaik di Asia Pasifik versi majalah keuangan asal Hong Kong, Finance Asia. Penghargaan ini sebelumnya juga telah diterima Sri Mulyani secara berturut-turut sejak 2017.

Finance Asia menyoroti kemampuan Sri Mulyani dalam membawa defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 sebesar 1,76 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Angka ini dianggap sebagai yang terendah dalam enam tahun terakhir. Tahun sebelumnya, Sri Mulyani juga dinilai berhasil menjaga stabilitas belanja negara yang terlihat terlihat dari defisit anggaran yang lebih rendah (2,5 persen) dibanding proyeksi semula (2,9 persen).

Selain itu, Pemerintah juga dinilai berhasil menjaga stabilitas inflasi dan nilai tukar rupiah pada tahun 2017. Juga PDB Indonesia yang berhasil mencapai angka USD 1 triliun untuk pertama kalinya, dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil di atas 5 persen.

Finance Asia juga memberi apresiasi kepada Sri Mulyani yang mengantar Indonesia menjadi negara Asia pertama yang menerbitkan sukuk hijau global (global green sukuk).

The World's 100 Most Powerful Women 2019

Tak hanya itu, ia juga masuk dalam The World's 100 Most Powerful Women 2019 versi majalah Forbes. Ia menjadi satu-satunya wakil Indonesia, yang mampu bersanding dengan pemimpin perempuan dunia lainnya.

Lagi-lagi, penghargaan ini bukan kali pertama ia dapatkan. Jauh sebelum menerima penghargaan sebagai menteri terbaik sedunia, Sri Mulyani lebih dulu mendapat penghargaan dari Singapore Institute of International Affair (SIIA) pada 2008.

Ia dinobatkan sebagai salah satu pemimpin yang berpengaruh dalam perkembangan Asia atau Leader in Rising Asia. Selang beberapa bulan, Sri Mulyani yang saat itu menjadi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, masuk dalam daftar 100 Wanita Paling Berpengaruh di Dunia versi majalah Forbes.

Belum cukup sampai disitu, Sri Mulyani kembali mendapat penghargaan Internasional. Yakni sebagai Finance Minister of The Year 2008 for Asia oleh Emerging Markets.

Pada 2018, wanita kelahiran Bandar Lampung ini mendapatkan Penghargaan Menteri Terbaik di Dunia (Best Minister in the World Award) dalam World Government Summit yang diselenggarakan di Dubai, Uni Arab Emirates. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh pemimpin Dubai, Sheikh Mohammad bin Rashid Al Maktoum.[liputan6.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan