Lantik Lulusan IPDN, Presiden Jokowi Bicara Ruwetnya Birokrasi di RI

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbicara mengenai ruwetnya birokrasi di Indonesia. Untuk, itu Jokowi berpesan kepada pamong praja muda lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) bisa menjadi motor penggerak reformasi birokrasi.

"Sekarang dan ke depan, bukan negara besar yang mengalahkan negara kecil, bukan negara kaya mengalahkan negara miskin, tetapi yang cepatlah yang akan mengalahkan yang lambat," kata Jokowi di acara Pelantikan Pamong Praja Muda Lulusan IPDN Angkatan XXVII, yang disiarkan di saluran YouTube IPDN, Rabu (29/7/2020).

"Di sinilah justru letak permasalahan pemerintahan kita. Terlalu banyak aturan yang membelenggu diri sendiri, terlalu banyak prosedur, terlalu banyak tahapan-tahapan prosedur, birokrasi telah terjebak oleh aturan yang menyulitkan, yang dibuatnya sendiri," ucap Jokowi.

Jokowi berharap pamong praja muda memacu reformasi birokrasi yang berorientasi kepada hasil. Jokowi menambahkan, cara kerja cepat, efisien, dirasakan langsung masyarakat tidak bisa ditawar lagi.

"Saya mengajak saudara-saudara untuk mengawal cara perubahan kerja baru. Dari cara kerja yang rumit, yang lambat, jadi cara kerja yang cepat. Dari regulasi yang banyak dan rumit, ke regulasi yang sedikit dan sederhana. Dari SOP yang berbelit-belit, ke SOP yang mudah dan sederhana," ujar Jokowi.

Ada sekitar 1.500 pamong praja muda yang dilantik. Sehari sebelumnya, mereka sudah diwisuda di kampus IPDN di Jatinangor, Jawa Barat. Mendagri Tito Karnavian sebagai seorang birokrat, para wisudawan IPDN akan menjadi motor penggerak pemerintahan Indonesia. Sementara, status sebagai seorang ilmuan menjadi penting untuk melengkapi profesi yang diperoleh.

"Ada 2 (dua) hal yang didapatkan pada kegiatan ini, yaitu status birokrat dan status sebagai seorang ilmuwan. Birokrat merupakan pelaksana pemerintah yang merupakan unsur penting bagi negara," ujar Tito dalam keterangan tertulis dari Puspen Kemendagri, Selasa (28/7). [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan