Mahfud MD: Perpres Pelibatan TNI Tanggulangi Terorisme Dikebut

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyebut pemerintah mengebut proses pembuatan peraturan presiden (Perpres) yang mengatur pelibatan TNI dalam penanggulangan terorisme. Perpres ini merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

"Saya sudah mendiskusikan ini dengan LSM dan teman-teman parpol, dengan lintas kementerian dan lembaga juga. Memang tidak ada jawaban lain bahwa perpres itu harus segera diproses lebih lanjut pembahasannya," kata Mahfud di Mako Detasemen Jala Mangkara (Denjaka), Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2020).

Mahfud memaparkan beberapa alasan mengapa Perpres tersebut harus diselesaikan dengan segera. Pertama, pembahasan perpres sudah tertunda selama satu tahun lebih karena pilpres dan pileg 2019.

Berdasarkan undang-undang, kata Mahfud, perpres seharusnya sudah selesai pada 21 Juni 2019. Namun, perpres tidak terbit tepat waktu karena semua sibuk dalam menghadapi pilpres dan pileg.

Alasan kedua, saat awal-awal pandemi Covid-19 dirasakan cukup mengganggu. Namun, dia memastikan pandemi tidak dapat dijadikan alasan untuk terus-menerus menunda pembahasan perpres tersebut.

"Tetapi kita sudah bersepakat bahwa covid-19 tidak akan mematikan tugas-tugas kita dan kita akan segera melanjutkan peembahasan itu dengan tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia," tutur pakar hukum tata negara ini.

Mahfud MD melaksanakan kunjungan kerja ke Sarang Petarung, Korps Marinir Cilandak, Jakarta Selatan. Mantan ketua Mahkamah Konstitusi ini tiba tiba pukul 13.25 WIB dengan naik kendaraan tempur (ranpur) Marinir jenis LVT7 diiringi lagu mars Korps Baret Ungu.

Mengenakan jaket bermotif loreng Marinir, berbalut kemeja putih dan celana panjang hitam, dia disambut Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI Suhartono.

Kunjungan kerja Menko Polhukam turut dihadiri pejabat dari Kementerian Pertahanan (Kemhan), Markas Besar (Mabes) TNI, Mabes TNI AL, serta Mako Korps Marinir. [inews.id]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan