Mensos Dukung Proses Hukum Kasus Pelindung Anak Perkosa Korban Pemerkosaan

Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara prihatin atas kasus dugaan eksploitasi seksual terhadap ABG perempuan yang terjadi di Lampung Timur, Lampung. Dia berharap proses hukum kasus tersebut terus berjalan.

"Kami sangat prihatin artinya si korban itu harusnya dilindungi di rumah itu malah jadi korban lagi, semoga proses hukumnya segera dijalankan," kata Juliari usai memantau penyaluran BST di Desa Benda, Cicurug, Sukabumi, Kamis (9/7/2020).

Diketahui, polisi telah menetapkan status tersangka kepada DA, pekerja Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lampung Timur.

Juliari menjamin kejadian itu tidak akan terjadi di fasilitas sosial di bawah Kemensos. Selain pengawasan ketat, screening juga dilakukan untuk memantau pekerja sosial.

"Prinsipnya kami siap untuk menampung korban apabila kami ditugaskan dan kami bisa jamin itu tidak akan terjadi di tempat kami. Karena kami pertama SDM di balai-balai kami lewat screening yang ketat dan kedua kami ada CCTV di setiap balai-balai kami. Jadi tidak mungkin (terjadi), minimal ketika ada indikasi tidak benar sehingga bisa langsung ditangani," lanjut Juliari.

Diberitakan, polisi menetapkan pekerja Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lampung Timur berinisial DA sebagai tersangka. DA diduga sebagai pelaku kekerasan seksual terhadap gadis ABG berusia 13 tahun.

"Terlapor atau DA sudah dipastikan dari hasil gelar, diduga sebagai pelaku alias tersangka," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad kepada detikcom, Rabu (8/7).

Pihak kepolisian telah mengantongi alat bukti atas kejahatan DA. Sejauh ini telah ada 8 saksi juga yang diperiksa Polda Lampung.

Peristiwa ini berawal saat DA dilaporkan ke polisi karena diduga memperkosa N. Pelaku dengan inisial DA itu diduga memperkosa korban pada saat menjalani trauma healing setelah menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan pamannya pada Januari 2020.

Polisi menyebut korban adalah seorang pelajar. Namun, saat melakukan konseling itu, korban diduga diperkosa oleh DA. Korban juga diduga dijadikan pekerja seks oleh tersangka DA. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan