Program Kartu Prakerja Akan Kembali Berjalan di Agustus 2020


Program Kartu Prakerja saat ini sudah berproses sangat cepat. Dalam beberapa minggu diluncurkan yang mendaftar sudah mencapai 10,4 juta orang.

Sementara yang sudah menikmati manfaat sekitar 486 ribu orang. Namun dalam beberapa pekan terakhir, dihentikan untuk dievaluasi.

“Prakerja dievaluasi karena speed digital itu ternyata tidak sama dengan kecepatan pembelajaran luring (luar jaringan). Selain itu regulasi untuk pelatihan online perlu juga disosialisasikan secara lebih baik,” kata Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulis, Jakarta, Sabtu (11/7/2020).

Akibat pandemi ini, lanjutnya, banyak daerah terdapat pula para pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja atau dirumahkan. Bahkan statusnya masih berproses.

“Kalau kita cek mana yang dirumahkan dan mana yang di-PHK, maka dampaknya tidak instan, karena PHK di Indonesia itu memakan proses waktu, sementara yang dirumahkan itu statusnya stand by untuk tidak digaji,” ucap Airlangga Hartarto.

Saat ini, menurut Airlangga, pemerintah tengah memperbaiki proses pendaftaran kartu prakerja sehingga bisa menerima pelatihan secara offline. Di mana, dipersiapkan oleh Kementerian tenaga Kerja.

“Yang sudah terverifikasi saat ini adalah 1,7 juta orang, yang sebagian pendidikan mereka adalah SMP, oleh karena itu dipilih pembelajaran secara off line,” ungkap Airlangga.

Dirinya mengatakan, pelatihan ini diharapkan berjalan pada minggu ke-3 dan ke-4 bulan Agustus 2020. Hal ini akan bekerja sama dengan Gugus Tugas Covid-19 sehingga bisa dilakukan pelatihan yang aman sesuai protokol kesehatan.

Sementara untuk online sendiri akan dipersiapkan untuk 500 ribu orang yang termasuk dalam program keempat. Sementara yang sudah diseleksi sendiri saat ini terdapat 5 juta orang.

“Presiden sudah menerbitkan Perpres baru terkait kartu Prakerja,” tambah Airlangga.

Menurut Prof. Firmanzah, dalam kesempatan sama menyatakan jika dalam program Kartu Prakerja ini, Menko Airlangga Hartarto telah mengambil peran dan leadership yang sangat baik. “Terutama dalam persiapan dan implementasi dari kartu prakerja ini. Apalagi niat dan visi awal terkait kartu prakerja ini adalah hal positif dan perlu kita apresiasi bersama,” kata Firmanzah.[okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan