Purnomo Positif Corona, Istana Bakal Kurangi Jumlah Tamu Bertemu Jokowi


Pihak Istana Kepresidenan bakal mengurangi jumlah tamu untuk bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai kabar Wawalkot Solo Achmad Purnomo yang positif virus Corona (COVID-19), tanpa mengurangi intensitas pertemuan. Purnomo diketahui bertemu Jokowi di Istana pekan lalu.

"Mungkin tidak mengurangi intensitas kerja beliau, tetapi mungkin jumlah orang yang akan kami kurangi. Walaupun sekarang sudah kami, contohnya setiap bertemu dengan warga. Tadi sore misalnya pukul 15.00 WIB di Bogor ada 30 (orang), mungkin akan kami pikirkan kami kurangkan jadi 20, dengan jarak yang mungkin agak lebih jauh lagi," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (24/7/2020).

Heru mengatakan, Istana sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Misalnya, bagi yang bersuhu tubuh di atas 37 derajat Celcius dan hasil rapid test reaktif virus Corona, tamu tidak boleh masuk Istana.

"Tentunya pengetatan kami sudah maksimal ya. Sebelum ada kejadian ini, awal pertama kali Covid kami di istana sudah ketat, termasuk sterilisasi ruangan," kata Heru.

Sebelumnya, Purnomo bertemu Jokowi pada Kamis (16/7) pekan lalu. Purnomo saat itu menceritakan bahwa dirinya diundang Jokowi. Pertemuan itu, kata dia, membicarakan pembangunan Masjid Taman Sriwedari. Namun pada saat itu pula dia mengaku diberi tahu Jokowi bahwa rekomendasi Pilkada Solo dari PDIP diberikan kepada Gibran Rakabuming Raka yang merupakan putra sulung Jokowi.

Saat dihubungi wartawan, Purnomo mengatakan sedang menjalani karantina di rumah. Dia mengetahui kabar tersebut kemarin sore.

"Saya di rumah. Mulai kemarin sore (isolasi mandiri), setelah rapat dengan OJK," kata Purnomo.[detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan