Sederet Diskon Tarif Listrik Selama Pandemi, Ini Rinciannya

Selama pandemi Corona pemerintah memberikan sederet insentif listrik untuk beberapa golongan. Hal ini dilakukan selama enam bulan, terhitung dari bulan April sampai September 2020.

Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana memaparkan pemerintah sudah memberikan bantuan kepada pengguna listrik rumah tangga 450 VA dan 900 VA.

Bantuan berupa diskon tarif listrik sebanyak 50% kepada pelanggan 900 VA. Kemudian untuk pelanggan 450 VA akan diberikan listrik gratis 100% selama enam bulan.

"Pemerintah keluarkan kebijakan berupa diskon atau bantuan dari negara tentunya, selama 6 bulan, April sampai September 2020. Khusus golongan tarif rumah tangga 450 VA dan 900 VA tidak mampu. Bentuknya adalah dalam bentuk tambahan subsidi, karena kedua golongan itu selama ini juga dapatkan subsidi," ujar Rida dalam konferensi pers BNPB, Rabu (1/7/2020).

Rida menjelaskan untuk golongan rumah tangga 450 VA jumlahnya ada 24 juta yang mendapat bantuan, sementara itu untuk golongan 900 VA ada 7,3 juta pelanggan yang menerima bantuan. Totalnya, untuk pelanggan rumah tangga ada 31 juta lebih pelanggan yang menerima bantuan.

"Golongan 450 VA itu kurang lebih 24 juta pelanggan, lalu untuk 900 VA ada 7,3 juta pelanggan. Jadi yang dapat bantuan lebih 31 jutaan pelanggan dan berlaku dari April hingga September 2020," papar Rida.

Kemudian ada juga bantuan berupa insentif tagihan listrik bagi pelanggan Bisnis skala Kecil (B1) dan Industri skala Kecil (I1) yang memiliki sambungan daya 450 VA. Totalnya ada 455.443 pelanggan yang mendapatkan bantuan.

"Kami juga berikan bantuan, stimulus tepatnya, kepada golongan pelanggan sektor bisnis industri, yaitu khusus untuk golongan pelanggan 450 VA industri. Dengan total pelanggan 455.443 pelanggan," ungkap Rida.

Rida mengatakan, bantuan ini hanya sementara diberikan alias sifatnya tidak permanen. Hal ini menurutnya menjadi wujud kehadiran negara terhadap masyarakat yang terdampak COVID-19.

"Untuk dicatat bantuan ini sementara, tidak lama, dan tidak jadi permanen. Ini jadi wujud kehadiran negara terhadap saudara kita yang terdampak pandemi COVID-19," kata Rida. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan