TNI AL Tangkap Dua Kapal Asal Vietnam di Perairan Natuna

TNI AL dari Markas Gugus Tempur Luat (Guspurla) Koarmada I berhasil menangkap dua kapal ikan dari Vietnam yang menangkap ikan secara ilegal (illegal fishing) di Natuna Utara, pada Sabtu (18/7).

Penangkapan dua kapal asal Vietnam ini dideteksi saat KRI Yos Sudarso-353 yang sedang berpatroli pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I.

"Setelah didekati dugaan itu benar yaitu kapal ikan Vietnam yang sedang melaksanakan kegiatan penangkapan ikan di Perairan Natuna Utara kurang lebih 25 mil sebelah utara dari Pulau Sekatung," terang Komandan KRI Yos Sudarso, Letkol Laut (P) Maman Nurrohman, pada keterangannya, Sabtu (18/7).

Maman menjelaskan, proses penangkapan dua kapal ikan asal Vietnam dengan nomor lambung kapL BV 0274 TS dan BV 0887 TS tak dapat mengelak setelah didekati KRI Yos Sudarso-353.

"Pasalnya alat tangkap berupa jaring trawl yang dia miliki sedang ditebar, hal ini merupakan bukti kuat bahwa dua kapal tersebut sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan secara illegal di Perairan Indonesia," jelasnya.

Dari hasil penangkapan dua kedua kapal ikan Vietnam, petugas berhasil mengamankan 10 orang ABK WN Vietnam digelandang ke Lanal Ranai untuk menjalankan pemeriksaan lebih lanjut.

"Hal ini merupakan wujud komitmen prajurit KRI dalam mengamankan wilayah Perairan NKRI di Natuna."

Sesampainya di Lanal Ranai, Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Dofir segera memeriksa kesehatan para ABK sesuai protokol Covid-19 dan seluruhnya disterilkan.

"Dengan protokol Covid-19, termasuk barang yang dibawa maupun kapal yang digunakan disterilkan dengan disemprot disinfektan, dan diyakinkan ke 10 ABK tidak membawa wabah ke Natuna," tandas dia. [merdeka.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan