Yurianto: Kasus Positif Covid-19 Tanpa Gejala Harus Jadi Perhatian


Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto mengatakan, kasus konfirmasi positif Covid-19 saat ini didominasi oleh pasien tanpa gejala (asimptomatis). Menurutnya, kondisi ini harus menjadi perhatian masyarakat.

"Mari kita kembali mencermati bahwa kasus yang kita dapatkan pada akhir-akhir ini sangat signifikan terutama pada kelompok konfirmasi positif (Covid-19) tanpa gejala, yang asimptomatis," ujar Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Kamis (16/7/2020).

Yurianto mengatakan, kondisi ini dapat dimaknai bahwa angka hunian rumah sakit terhadap pasien Covid-19 menurun.

Pasalnya, pasien terkonfirmasi positif yang asimptomatis tidak perlu dirawat di rumah sakit.

Selain itu, kondisi ini juga berkontribusi terhadap penurunan pasien meninggal dunia setelah terpapar Covid-19.

"Namun, ini juga menjadi kewaspadaan kita bahwa mereka harus melaksanakan isolasi dengan ketat. Kalau tidak, akan jadi sumber penularan di tengah-tengah kita," tegas Yurianto.

Sebelumnya, Yurianto mengatakan, masih ada penambahan kasus baru pasien positif Covid-19 hingga Kamis (16/7/2020).

Berdasarkan data yang dihimpun pemerintah hingga pukul 12.00 WIB, Kamis, ada penambahan 1.574 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Jumlah ini didapatkan dari hasil pemeriksaan terhadap 23.947 spesimen dalam 24 jam terakhir.

"Sehingga secara akumulatif ada 81.668 kasus positif Covid-19 (di Indonesia) sampai saat ini," ucap Yurianto.

Berdasarkan data yang dipaparkan Yurianto, kasus baru pasien positif Covid-19 tersebar di 28 provinsi.

Dari data tersebut, tercatat lima provinsi dengan penambahan kasus baru tertinggi, yakni DKI Jakarta (312 kasus baru), Jawa Tengah ( 214 kasus baru), Jawa Timur (179 kasus baru), Sulawesi Selatan (178 kasus baru) dan Kalimantan Selatan (133 kasus baru).

Sementara, penularan Covid-19 secara keseluruhan hingga saat ini terjadi di 464 kabupaten/kota yang berada di 34 provinsi.[kompas.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan