Awasi Penyaluran BST di Yogyakarta, Ini Pernyataan KPM kepada Mensos


Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara menjalankan instruksi Presiden Joko Widodo dengan terus menyisir warga miskin dan terdampak COVID-19.

Betempat di Kelurahan Bojong Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, Daerag Istimewa Yogyakarta pada Rabu (19/8/2020) lalu, Mensos mengawasi distribusi BST (bantuan sosial tunai) secara langsung terhadap KPM (keluarga penerima manfaat) lewat PT Pos Indonesia (Persero).

Pada kesempatan itu, Mensos juga meminta masukan dari para penerima bantuan dari pemerintah itu.

Kartini, warga Wonosidi Kidul, Kabupaten Kulon Progo mengaku pendapatannya sebagai penjahit bersama suaminya turun dratis akibat pandemi COVID-19.

“Bahkan bisa dibilang jomplang banget dengan pendapatan saat tidak ada corona (COVID-18, red). Bantuan yang diberikan pemerintah bermanfaat sekali bagi kami untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari di tengah pendapatan yang sudah tidak menentu ini,” ujar Kartini kepada INDOPOS melalui keterangan tertulis, Kamis (20/8/2020).
Senada dengan Maimunah yang suaminya menjadi tukang bengkel motor. Ia juga mengaku penghasilan saat ini turun drastis, menurutnya kehidupan sekarang sangat berat, namun ia bersyukur atas kehadiran pemerintah melalui program BST yang dapat secara langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Saya senang sekali mendapat bantuan sosial tunai dari Pak Jokowi yang disalurkan oleh Kemensos, ini sangat membantu kami dalam pemenuhan kebutuhan pokok,” katanya.

Ia mengaku, tiga bulan sebelumnya sudah mendapatkan Rp600 ribu per bulan. Walaupun bantuan sekarang turuh jadi hanya Rp300 ribu, menurutnya itu sudah sangat lumayan dan bisa mencukupi kebutuhan pokok.

Kemudian, Sunardi yang berprofesi sebagai petani dari Pedukuhan VI Bojong Kelurahan Bojong Kecamatan Panjatan juga mengaku pendapatannya menurun. Karena cabe dan bawang merah yang ia tanam sulit untuk dipasarkan dan harganya juga turun.

“Tapi alhamdulillah, negara hadir di tengah masyarakat yang mengalami kesulitan akibat corona, program semacam ini (BST, red) jelas manfaatnya buat kami, bantuan ini sangat berarti bagi keluarga saya guna menyambung hidup sehari-hari,” tuturnya.

Payem dari Desa Burungan Janda yang keseharinnya berdagang gelas di pasar juga menjadi salah satu penerima bantuan tersebut. Payem merasa terbantukan di tengah kondisi penjualan dagangannya yang mengalami penurunan drastis.

“Saya sangat senang sekali, alhamdulillah bisa untuk makan. Penghasilan saya dengan berjulan gelas di pasar sudah tidak menentu,” akunya.

Di sela kunjungannya itu, Mensos juga menyempatkan diri mendatangi Kantor Pos di Kulon Progo untuk menyaksikan penyaluran BST, dan memberi arahan agar PT Pos dapat melayani masyarakat sampai malam.

“Tidak boleh ada yang terlambat pelayanannya. Pelayanan kepada KPM harus didahulukan. BST ini merupakan bantuan dari Presiden Jokowi yang dilaksanakan oleh Kemensos dan Kantor Pos Indonesia,” sebutnya. [indopos.co.id]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan