Megawati Ungkap Obrolan dengan Jokowi soal Pembentukan BPIP


Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menceritakan pengalamannya selama berada di dunia politik. Megawati mengawali kisahnya saat menjadi anggota DPR hingga dipercaya menjadi dewan pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya menjadi anggota DPR 15 tahun, dipotong 2 tahun menjadi wapres, lalu setelah itu menjadi Presiden yang sampai hari ini dengan sebutan Presiden ke-5 saya diberi tugas oleh Pak Jokowi untuk menjadi Ketua Dewan Pengarah sebuah badan baru yang dibentuk oleh beliau Badan Pembinaan Ideologi Pancasila," kata Megawati saat memberikan pengarahan kepada calon kepala daerah dari PDIP secara virtual, Jumat (28/8/2020).

Presiden RI ke-5 itu mengatakan, sebelum BPIP dibentuk, bersama Jokowi dia sering membahas soal implementasi Pancasila. Dia menegaskan penerapan Pancasila harus jelas hingga akhirnya membentuk BPIP.

"Yang memang saya pada waktu sebelum dibentuknya saya sering kali berbicara kepada beliau (Jokowi) bagaimana mengimplementasikan Pancasila betul-betul, bukannya mengawang-awang," kata Megawati.

Berdasarkan pengamatannya, Magawati melihat Pancasila sering dilupakan dalam kehidupan sehari-hari. Megawati mengaku prihatin akan hal itu.

"Jadi itulah hal-hal yang kadang saya lihat dalam pembangunan bangsa ke depan ini ada sebuah keprihatinan. Kita sering melupakan sebuah mutiara atau permata yang namanya Pancasila sepertinya hanya dijadikan hiasan di awang-awang di dalam konstitusi, ada di dalam pembukaan saja," tutur dia.

Dengan demikian, Megawati menegaskan Pancasila bukan hanya dibaca pada saat seremoni, namun harus diimplementasikan.

"Kita tadi menyebutnya Pancasila di dalam setiap seremoni yang dilakukan. Tetapi membumikannya, mengimplementasikannya harus disadari bukan hanya dari hati tetapi oleh pikiran," imbuhnya.

Diketahui, Presiden Joko Widodo telah menetapkan Megawati Soekarnoputri menjadi Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Pelantikan dilakukan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/3/2018) lalu.[detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan