Resmi! Doni Joewono Jadi Deputi Gubernur BI


Hari ini Mahkamah Agung (MA) mengambil sumpah jabatan Doni Primanto Joewono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Doni menggantikan Erwin Rijanto yang masa jabatannya habis pada 17 Juni lalu.

Upacara pengambilan sumpah jabatan ini dipimpin oleh Ketua MA Muhammad Syarifuddin, disaksikan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dan anggota dewan gubernur BI.

Pengambilan sumpah jabatan ini dilakukan di gedung MA dengan mengikuti protokol kesehatan. Acara ini juga bisa disaksikan di YouTube channel BI.

Berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 78/P/2020 Doni resmi diangkat sebagai Deputi Gubernur BI.

"Sebelum memangku jabatan Deputi Gubenur BI, saudara wajib mengucapkan sumpah jabatan. Bersediakah saudara mengucapkan sumpah jabatan menurut agama dan kepercayaan Anda?" tanya Muhammad Syarifuddin kepada Doni, Selasa (11/8/2020).

"Bersedia," jawab Doni.

Acara dilanjutkan dengan pengucapan sumpah jabatan yang didampingi oleh rohaniwan.

"Demi Allah, saya bersumpah bahwa saya untuk menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia langsung atau tidak langsung dengan nama dan dalih apapun tidak memberikan atau menjanjikan untuk memberi apapun kepada siapapun juga. Saya bersumpah bahwa saya dalam melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatan ini tidak akan menerima langsung atau tidak langsung dari siapapun juga dalam bentuk apapun," kata Doni.

Doni terpilih secara aklamasi berdasarkan hasil musyawarah untuk mufakat yang dilakukan Komisi XI DPR RI pada 13 Juli 2020. Pria yang lahir di Surabaya pada tahun 1965 tersebut saat ini menjabat sebagai Direktur Eksekutif Kepala Departemen Sumber Daya Manusia BI.

Sebelum bergabung dengan bank sentral, pada tahun 1988, Doni menempuh pendidikan Ekonomi dan Studi Pembangunan Universitas Sebelas Maret (UNS). Setelah itu, pada tahun 2004, ia melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Indonesia (UI) jurusan Administrasi.

Doni memulai kariernya di BI sebagai analis di Departemen Pengelolaan Moneter pada tahun 1991, dan kemudian dia sempat ditempatkan bidang statistik.

Pada tahun 2005-2007, Doni bertugas menjadi Peneliti Ekonomi Senior di Kantor Perwakilan BI London, baru akhirnya kembali lagi ke Jakarta di Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter.

Doni juga pernah dipercaya untuk memimpin Kantor Perwakilan BI di Solo, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Saat berada di lingkungan bank sentral, Doni banyak terlibat dalam membangun sistem pengelolaan moneter, seperti mempersiapkan terbitnya obligasi pemerintah, membangun sistem lalu lintas devisa (LLD), dan mengkoordinasikan penyelenggaraan Rakornas TPID.

Dia pun pernah mendapat dua kali penghargaan sebagai TPID terbaik di Solo tahun 2012 dan di Jakarta tahun 2018. Doni juga telah mengikuti Program Pendidikan LEMHANAS pada tahun 2018.[detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan