Saksikan Pencairan BST, Mensos: Bantuan Ini Harus Gerakkan Ekonomi Lokal

Menteri Sosial Juliari P Batubara menyaksikan proses penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kantor Pos Wates, Kabupaten Kulonprogo, DIY Rabu (19/8/2020). Bantuan yang diberikan harus digunakan sesuai kebutuhan dan menggerakkan ekonomi lokal.

“Bantuan ini harus mendukung dan menggerakkan ekonomi lokal, mendorong pertumbuhan ekonomi setempat, sehingga diharapkan dapat mengatasi permasalahan-permasalahan akibat pandemi Covid-19,” kata Mensos di Kantor Pos Wates, Kulonprogo (19/08/2020).

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan meringankan beban ekonomi. Ingat kita harus patuhi protokol kesehatan,” katanya.

Selain di Kantor Pos Wates, Mensos juga menyaksikan penyaluran bantuan sosial tunai (BST) dan juga program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Bojong, Kecamatan Panjatan. Di DIY, ada 370.343 keluarga penerima manfaat (KPM). Sedangkan di Kabupaten Kulonprogo ada 48.430 KPM, senilai Rp9,686 miliar per bulan.

Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos, Asep Sasa Purnama mengatakan, pihaknya menunjuk PT Pos untuk melakukan penyaluran. Saat ini sudah ada 8,3 juta KPM yang tersebar di 33 provinsi. Selain itu juga dilakukan penyaluran melalui bank pemerintah. [inews.id]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan