Distribusikan Bansos Beras, Kemensos Gandeng 2 Perusahaan Jasa Transporter

Total beras Bulog kualitas medium yang akan diberikan kepada masyarakat selama tiga bulan terhitung mulai Agustus-Oktober 2020 mencapai 450 ribu ton, dengan target penerima 10 juta peserta PKH.

Setiap keluarga penerima manfaat berhak mendapatkan 45 kilogram beras yang terbagi dalam dua kali penyaluran.

Untuk menjangkau msyarakat penerima bantuan, Kemensos dan Bulog bekerja sama dengan dua perusahaan jasa distribusi yaitu PT. Bhanda Ghara Reksa (BGR) dan PT. Dos Ni Roha (DNR).

"Kami sudah menggandeng dua mitra transporter yang juga mitra-mitra Bulog. Jadi, berasnya kan bukan dari Jakarta semua. Jadi, beras yang ada di gudang-gudang Bulog daerah disalurkan ke titik-titik bagi yang sudah disepakati antara penerima dengan transporter dan Dinas Sosial," ujar Menteri Sosial Juliari Batubara saat rapat kerja dengan Komisi VIII di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2020).

Titik bagi bantuan beras tersebut, lanjutnya, bisa di Kantor Rukun Warga (RW), atau di tempat Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2).

Ia minta kerja sama mutual antara transporter dengan dinas sosial di 514 kabupaten/kota, sehingga program pemerintah ini bisa terlaksana dengan baik.

"Setiap KPM nantinya akan menerima 30 kilogram beras pada bulan September. Kemudian, bulan Oktober akan menerima bantuan 15 kilogram beras lagi," tegasnya.

Mensos berharap, program bantuan sosial beras itu bisa mengurangi beban pengeluaran KPM-PKH.

Seperti diketahui, bansos beras tersebut merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diterapkan Pemerintah untuk mengatasi persoalan ekonomi akibat wabah covid-19. [antvklik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan