Istana: Presiden Ingatkan Jadikan Masker Kebiasaan di Masa Pandemi Covid-19


Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali mengingatkan agar seluruh masyarakat mematuhi protokol kesehatan Covid-19, utamanya memakai masker. Jokowi beberapa kali menekankan, pemakaian masker merupakan kunci mencegah penularan Covid-19 sebelum vaksin ditemukan.

"Presiden Joko Widodo tetap berdiri di garis depan dan tak lelah-lelahnya mengingatkan dan mengajak seluruh elemen bangsa berkolaborasi menjadikan masker kebiasaan hidup untuk adaptasi di masa pandemi sebagai wujud dari disiplin nasional," ujar Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman dalam keterangan persnya, Selasa (15/9/2020).

Menurut dia, Jokowi telah meminta Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional untuk menangani pandemi corona secara terukur dalam perencanaan dan pelaksanaan. Dalam hal ini, penanganan urusan kesehatan dan ekonomi harus seimbang.

"Keseimbangan, koordinasi serta integrasi adalah kunci pencapaian kesehatan dan perekonomian optimal, dengan kolaborasi harmonis pemerintahan pusat, pemerintah daerah, dan partisipasi seluruh warga," jelas Fadjroel.

Pada sisi lain, dia juga menyampaikan terima kasih kepada para tenaga medis sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Hal ini disampaikannya menyusul pasien yang sembuh dari corona di Tanah Air mencapai 158.405 orang.

"Ayo bersama-sama terus memakai masker untuk melindungi diri kita semua, melindungi negeri kita tercinta, Republik Indonesia," ucap Fadjroel.

Data 14 September

Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat penambahan temuan kasus harian nasional mencapai 3.141 kasus pada Senin, 14 September 2020. Sehingga jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia mencapai 221.521 kasus.

Sedangkan jumlah kasus pasien yang sembuh mencapai 3.396 orang pada hari ini. Penambahan tersebut membuat jumlah kumulatif pasien sembuh secara nasional mencapai 158.405 pasien.

Adapun jumlah pasien meninggal dunia pada hari ini mencapai 118 orang. Dengan begitu, secara kumulatif jumlah pasien meninggal karena Covid-19 sebanyak 8.841 orang.[liputan6.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan