Jakarta PSBB Lagi, Mohon Maaf Sri Mulyani Tak Tambah Bansos

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum berencana memberikan tambahan bantuan sosial (bansos). Apalagi setelah DKI Jakarta kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan program bansos ini akan cukup hingga Desember. Artinya, belum ada rencana untuk penambahan bansos.

"Untuk saat ini belum ada bantuan bansos diperpanjang, karena bansos kita cukup hingga Desember 2020," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (15/9/2020).

Dia merinci tambahan bantuan yang diberikan pemerintah adalah bantuan produktif senilai Rp2,4 juta ke 15 juta Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Selain itu, subsidi gaji untuk pekerja anggota BPJS Ketenagakerjaan dengan gaji di bawah Rp5 juta per bulan.

"Sehingga dalam hal ini ktia belum tambah kecuali yang ditetapkan presiden yakni bantuan produktif 15 juta umkm, bantuan tambaha gaji di bawah 5 juta untuk peserta bpjs naker. Lalu PKH bansos Jabodetabek sembako dan non jabodetabek, itu semua sudah sampai desember," jelasnya.

"Dari sisi bansos, kita dengan adnaya bantuan presiden dari sisi produktif ke umkm, saya rasa terjadi kenaikan cukup besar. Utk dki maupun daerah2 yang selama ini kenaikan dukungan belanja sosial itu sudah cukup mencakup keseluruhan yang selama ini sudah disampaikan," jelasnya.

Dia menekankan pemerintah adalah membuat jaring pengaman sosial agar bisa menjangkau masyarakat yang sangat membutuhkan.

"Sekarang fokusnya bagaimana masyarakat bisa mendapatkan yang betul-betul membutuhkan mendapatkan bansos dan kondisi ekonomi bertahap dipulihkan. Sehingga keduanya bisa jadi faktor yang mendukung pemulihan ekonomi terutama masyarakat bawah," tandasnya. [okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan