Menko Airlangga: Kita Perlu Lakukan Komunikasi Publik yang Tidak Timbulkan Gejolak

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar Rupiah sempat terperosok yang dipicu pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat di Jakarta.

IHSG tercatat merosot tajam sebesar 5 persen ke level 4.892,87 atau turun 257,49 poin pada Kamis (10/9) lalu, dan Rupiah ditutup melemah 56 poin atau 0,38 persen menjadi Rp14.855 per USD dari sebelumnya Rp14.799 per USD.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengakui, pernyataan gubernur tersebut memang membuat laju IHSG dan Rupiah sempat mengalami dampak. Dia pun meminta agar Anies tidak membuat pernyataan sentimen negatif yang bisa berakibat kepada pasar dalam negeri.

"Yang pertama bahwa PSBB di Jakarta tidak pernah dicabut. Jadi artinya kita perlu melakukan komunikasi publik yang tidak menimbulkan gejolak," kata Airlangga dalam diskusi virtual bertajuk 'Anies Rem Darurat, Ekonomi Tercekat?', di Jakarta, Minggu (13/9).

Dia menambahkan, perekonomian dunia saat ini sangat rentan terhadap sentimen-sentimen negatif. Bahkan dampaknya, bisa langsung tercermin di pergerakan pasar modal, likuiditas, capital outflow, dan stabilisasi mata uang Rupiah.

"Yang namanya ekonomi itu faktornya ada dua pertama fundamental yang kedua sentimental. Sentimen ini dipicu oleh satu ketidakpastian sehingga sebagai tentu harapan kami adalah kita tidak membuat kejutan-kejutan hal yang sudah dilakukan," jelas dia.

Pasar Masih Percaya dengan Kebijakan Pemerintah

Kendati begitu, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional mengaku lega. Mengingat sejak Jumat kemarin, IHSG sudah kembali ke jalur hijau. Artinya market atau pasar masih cukup percaya dengan berbagai kebijakan pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19.

"Artinya ada kepastian ada kejelasan pemerintah juga menyatakan bahwa pelayanan kesehatan tetap nomor satu dan kapasitas rumah sakit seluruhnya aman tersedia. Sehingga dengan demikian market kembali confident. Itu yang dijaga oleh pemerintah," tandas dia. [merdeka.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan