Deretan Produk BUMN Paling Top

Sejauh ini ada sebanyak tujuh produk dan layanan perusahaan pelat merah yang paling top versi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sebanyak tujuh produk dan layanan ini mulai dari sektor transportasi, kesehatan, hingga pertahanan.

Pengumuman tujuh produk dan layanan ini pun diumumkan oleh Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi, Arya Sinulingga yang dikutip dari akun resmi Instagram @kementerianBUMN. Dia berharap, dalam waktu dekat juga bisa menemukan produk atau layanan top lainnya.

Pertama, Arya mengatakan, produk gula dari PTPN XIV yang diberi nama Gollata. Targetnya, akan ada sekitar 1.500 ton Gollata yang akan dijual. Penjualannya pun akan melibatkan para UMKM nasional.

"Kita harapkan produk gula dari PTPN XIV ini bisa masuk ke pasar dan bisa dibeli masyarakat dan masyarakat juga bisa merasakan kualitas gula terbaik dari PTPN XIV," kata Arya, Sabtu (10/10/2020).

Kedua, layanan bus Damri yang menyediakan 10 kursi bagi kelompok disabilitas. Arya bilang, layanan ini tersedia di Nusa Tenggara Barat.

"Ini adalah langkah dari Damri untuk menghargai dan juga memberikan ruang kepada kawan-kawan disabilitas mendapatkan fasilitas transportasi yang terbaik dan itu bukan di Jakarta loh, itu di NTB," katanya.

Ketiga, Arya mengatakan produk obat COVID-19 yang diproduksi oleh Kimia Farma dan Indofarma masuk sebagai layanan produk top pekan ini pilihan Kementerian BUMN.

Obat penanganan COVID-19 buatan Kimia Farma diberi nama Favipiravir dan yang dibuat Indofarma adalah Desrem Remdesevir. Produksi kedua obat ini juga sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar Indonesia tidak lagi bergantung pada obat-obat impor.

"Obat ini mudah-mudahan bisa memberikan tambahan obat lagi bagi kawan-kawan yang terkena Corona dan inilah komitmen yang memang didorong Pak Jokowi supaya industri farmasi kita tidak lagi tergantung pada produk-produk luar negeri sehingga ketergantungan kita akan obat-obat yang diimpor dari luar negeri semakin berkurang," ujarnya.

Keempat, Arya mengatakan produk dari Indofarma kembali masuk daftar layanan produk terbaik versi Kementerian BUMN. Kali ini adalah produk tes PCR yang diluncurkan BUMN farmasi ini lebih murah daripada harga maksimal yang ditetapkan pemerintah.

"Mereka mengeluarkan tes PCR sebesar Rp 750 ribu. Semoga diharapkan dengan cara seperti ini akan makin banyak orang yang bisa di test, untuk tes PCR," ujarnya.

Kelima, produk kartu tani berjaya milik PT Bank BNI. Arya mengatakan produk ini akan memberikan akses kepada para petani dalam mendapatkan pembiayaan tanpa harus datang ke kantor BNI. Pasalnya, kartu tani berjaya ini terintegrasi dengan aplikasi.

"Aplikasi ini akan membantu para petani tidak perlu ke Bank BNI lagi tapi mereka bisa mengajukan pembiayaan lewat aplikasi digital dan didukung oleh kartu tani berjaya," katanya.

Keenam, jasa pemeriksaan produk halal dari PT Surveyor Indonesia. Arya mengatakan jasa jaminan produk halal ini bekerja sama dengan MUI. Sertifikasinya sendiri nanti diterbitkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sesuai amanat UU Jaminan Produk Halal (JPH).

"Ini menjadi sesuatu yang sangat penting dan ini juga akan membuat konsumen di Indonesia akan merasa lebih aman dan lebih nyaman membeli produk-produk yang sudah diperiksa halal oleh Surveyor Indonesia," katanya.

Ketujuh, adalah modernisasi Kapal Malahayati 362 oleh PT PAL. Arya mengatakan, kapal yang berhasil dimodernisasi ini mampu beroperasi selama 15 tahun ke depan dan siap bertempur dengan cara-cara modern.

"Ini adalah tujuh produk layanan BUMN yang terbaik dalam minggu ini. Semoga minggu depan kita akan dapat lagi tujuh produk baru lagi yang untuk melayani negara dan melayani rakyat Indonesia," ungkapnya. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan