Erick Thohir Siapkan Holding BUMN Sektor Kesehatan, Ini Bocorannya

Kementerian BUMN menyatakan holding BUMN farmasi nantinya akan diperluas mencakup layanan kesehatan. Sehingga, akan terbentuk holding BUMN sektor kesehatan.

Asisten Deputi Bidang Telekomunikasi dan Farmasi Kementerian BUMN Aditya Dhanwantara menjelaskan, pembentukan holding farmasi sendiri karena menimbang tren kesehatan dan penyakit global.

"Latar belakang pembentukan holding farmasi, kita melihat tren sektor kesehatan global dan penyakit yang memerlukan solusi yang lebih menyeluruh dan terintegrasi," katanya dalam acara Ngopi BUMN, Kamis (15/10/2020).

Dengan kondisi tersebut, dia melanjutkan, ke depan holding farmasi ini akan dilengkapi juga dengan BUMN yang bergerak di layanan kesehatan.

"Oleh karena itu ke depan holding farmasi ini akan dilengkapi juga dengan perusahaan-perusahaan atau BUMN yang ada di lingkungan keluarga besar BUMN, dengan kita menggabungkan layanan kesehatan," katanya.

"Jadi nanti holding BUMN farmasi akan kita perluas menjadi BUMN sektor kesehatan yaitu BUMN yang bergerak di farmasi dan juga BUMN yang bergerak di layanan kesehatan," katanya.

Terangnya, pembentukan holding farmasi ini ini memiliki 5 pilar yakni nilai ekonomi dan sosial, inovasi model bisnis, kepemimpinan teknologi, pengembangan investasi, dan pengembangan talenta.

"Tujuan dari itu semua, kita ingin memperkuat industri farmasi nasional, meningkatkan ketersediaan produk, menciptakan inovasi bersama dalam penyediaan produk farmasi menjadi milestone pembentukan holding healtcare di Indonesia. Ini yang akan kita bentuk di kemudian hari," katanya. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan