Jokowi Sapa Prajurit TNI Penjaga Perbatasan: Gaji-Tunjangan Lancar?


Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyapa sejumlah Satgas TNI yang menjaga perbatasan wilayah Republik Indonesia dalam peringatan HUT ke-75 TNI. Jokowi memastikan para prajurit menerima gaji dan tunjangan dengan lancar meski berada jauh.

Jokowi menyapa beberapa satgas melalui video conference. Ia didampingi Wapres Ma'ruf Amin, Menhan Prabowo Subianto, Kepala Staf Presiden Moeldoko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan para kepala staf angkatan.

Satgas pengamanan perbatasan pertama yang disapa Jokowi adalah Satgas Pamtas RI-PNG (Papua Nugini) yang berada di Skouw, Papua. Ia menanyakan kelancaran gaji bagi para personel satgas.

"Yang di Skouw, perbatasan Papua dan PNG. Kabar baik semuanya? Aman? Gaji dan tunjangan lancar?" kata Jokowi di Istana Merdeka, Senin (5/10/2020).

"Siap alhamdulillah semuanya aman lancar terdukung bapak presiden. Kami terima setiap tanggal 8 setiap awal bulan," jawab Komandan Satgas Pamtas RI-PNG, Mayor Inf Anggun Wuryanto.

Mayor Anggun kemudian melaporkan kondisi misi tugas mereka. Anggun juga mengatakan Pintu Gerbang Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Skouw untuk saat ini masih ditutup.

"Pintu gerbang PLBN Skouw sampai dengan saat ini masih ditutup sejak ditutup Februari 2020 untuk mencegah penyebaran virus COVID-19. Kami ucapkan kepada Bapak Presiden selaku Panglima tertinggi TNI atas kepercayaan kepada kami untuk bertugas melaksanakan operasi pengamanan di wilayah perbatasan RI-PNG. Siap melaksanakan tugas untuk menegakkan kedaulatan NKRI," tuturnya.

Jokowi kemudian menyapa Gugus Tempur Laut Koarmada I yang berada di KRI John Lie. Gugus Tempur Laut Koarmada I sedang menjaga pertahanan di wilayah laut.

"Izin melaporkan situasi laut Natuna saat ini dalam keadaan aman dan kondusif. Saat ini Guspurlat Koarmada I sedang melaksanakan operasi siaga tempur laut dengan kekuatan 4 KRI dan 1 pesawat udara," ucap Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada I Laksma Datuk Usman memberi laporan kepada Jokowi.

"Semua kekuatan dikonsentrasikan di Laut Natuna dan sekitarnya. Seluruh prajurit dalam keadaan sehat dan dalam kondisi moril yang tinggi dalam melaksanakan operasi. Siap melaksanakan tugas," sambungnya.

Jokowi meminta agar jajaran Guspurlat Koarmada I selalu siaga menjaga laut Indonesia, terutama yang berada di Zona Ekonomi Eksklusif.

"Jaga terus perbatasan kita, jaga terus ZEE kita, jaga terus kedaulatan negara kita, utamanya yang berkaitan dengan perbatasan di Lautan dan jaga kesehatan. Terima kasih," tegas Jokowi.

Selanjutnya Jokowi menyapa prajurit Satuan Radar (Satrad) 245 di Pulau Saumlaki, Maluku Tenggara Barat. Jokowi kembali menanyakan soal kelancaran gaji dan tunjangan para prajurit.

"Siap lancar, bapak presiden," jawab Komandan Satuan Radar (Satrad) 245 Semlauki Letkol Fusi Arizona.

Letkol Fusi juga melaporkan perkembangan kondisi misi operasi mereka. Jajaran di Satrad 245 juga dilaporkan dalam kondisi baik karena Samlauki merupakam salah satu zona hijau Corona. Selain itu kondisi alutsista dan radar juga dalam keadaan baik. Kemudian kondisi udara dalam jangkauan mereka dalam keadaan aman.

"Kami siap melaksanakan tugas operasi pertahanan udara di wilayah Saumlaki dalam menjaga kedaulatan udara wilayah RI," kata Fusi.

"Terima kasih, ini juga salah satu kekuatan kita dalam rangka mendeteksi, karena ini merupakan radar untuk udara dan dipasang di Indonesia Timur bagian paling Selatan di Kepulauan Tanimbar, saya kira pertahanan kita terutama di udara akan sangat baik apabila radar ini terus selalu bisa memantau keadaan-keadaan yang berada di perbatasan udara kita. Terima kasih, jalankan tugas dengan baik, sehat semuanya," balas Jokowi.

Terakhir, Jokowi menyapa Satgas PAM Perbatasan di Pulau Sekatung, Natuna, yang merupakan pulau paling terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan perairan Vietnam dan Thailand. Jokowi juga menanyakan soal kelancaran gaji. Wadanpos Satgas PAM Putar Pulau Sekatung Serma Marinir Hendra Wijaya menyatakan gaji dan tunjangan lancar didapat.

"Bener? tanggal berapa terima gaji dan tunjangan?" tanya Jokowi melanjutkan.

"Siap, per tanggal 1 bapak presiden," jawab Serma Hendra.

Serma Hendra lalu memberikan laporan kepada Jokowi. Ia memastikan Satgas akan menjaga perbatasan Indonesia.

"Wilayah Pulau Sekatung tidak berpenghuni yang berbatasan langsung dengan Laut China Selatan berada di wilayah Perairan Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau dalam keadaan kondisi aman terkendali. Selanjutnya siap melaksanakan tugas," lapor Serma Hendra.

Jokowi pun meminta agar perbatasan dijaga dengan baik. Ia juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada prajurit TNI yang bertugas jauh di perbatasan.

"Jaga terus kedaulatan wilayah kita karena ini merupakan tugas berat yang saudara-saudara emban semuanya dalam rangka menjaga pertahanan, menjaga perbatasan, menjaga pulau-pulau terluar kita, menjaga udara kita. Selamat bertugas semuanya. Terima kasih, terima kasih," tutup Jokowi. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan