Puan Hormati Jika Ada Kelompok yang Uji Materi UU Ciptaker ke MK

Ketua DPR Puan Maharani menghormati jika ada kelompok masyarakat yang mengajukan uji materi Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Namun, Puan menegaskan UU Ciptaker dibuat semata-mata untuk kepentingan nasional.

“Apabila UU ini masih dirasakan oleh sebagian masyarakat belum sempurna, maka sebagai negara hukum terbuka ruang untuk dapat menyempurnakannya melalui mekanisme yang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Puan, di Jakarta, Senin (12/10/2020).

Puan memastikan DPR sudah memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam pembahasan UU yang disusun dengan metode Omnibus Law itu. Puan juga mengungkap selama masa persidangan I tahun sidang 2020-2021, DPR sudah menyelesaikan 5 rancangan undang-undang (RUU).

UU Ciptaker masuk dalam pembahasan itu. Seluruh pembahasan, kata Puan, dilakukan terbuka. UU Ciptaker, menurut Puan, diselesaikan oleh DPR dan pemerintah melalui pembahasan yang intensif, transparan, dan cermat.

“Mengutamakan kepentingan nasional. Jangka pendek maupun dalam jangka panjang. Melalui fungsi pengawasan, DPR akan terus mengevaluasi saat UU tersebut dilaksanakan. DPR akan memastikan UU itu dilaksanakan untuk kepentingan nasional dan kepentingan rakyat Indonesia,” tegas Puan.[beritasatu.com]
 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan