Siap-Siap, 3 Juta Usaha Mikro Terima Banpres Produktif Minggu Ini

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, mengatakan pekan ini akan salurkan Bantuan Presiden (Banpres) produktif tahap 2 sebesar Rp 2,4 juta kepada 3 juta pelaku usaha mikro.

Hingga hari ini penyaluran Banpres Produktif untuk Usaha Mikro mencapai hampir 100 persen dari Rp 22 triliun dana yang disiapkan. Untuk itu, pihaknya berkordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk kembali mengawal penyaluran tahap kedua.

“Ini yang kedua kalinya kami berkordinasi dengan pimpinan KPK mengenai implementasi bantuan produktif usaha mikro. Kita tahu program ini diluncurkan di akhir minggu ketiga Agustus untuk 9,1 juta Usaha Mikro yang unbankable sebesar 2,4 juta. Hari ini sudah mencapai hampir 100 persen. Kita akan masuk tahap berikutnya, penambahan menjadi 12 juta pelaku Usaha Mikro yang akan menerima program Banpres ini,” kata Teten di Jakarta, Rabu (7/10/2020).

Menurutnya, pekan ini penambahan tahap kedua Banpres produktif untuk Usaha Mikro akan disalurkan kepada 3 juta pelaku usaha mikro. Teten mengatakan, total penyaluran akan diberikan kepada 12 juta pelaku usaha mikro.

“Yang kurang, jumlahnya. Di data kami, yang minta 22 juta, sudah disetujui 12 juta. Minggu ini akan disalurkan penambahan 3 juta pelaku usaha mikro,” kata Teten.

Selain itu, ia bekerja sama dengan KPK untuk mengawal agar program Banpres Produktif untuk Usaha Mikro dapat berjalan tepat sasaran dan merata. Ia mengaku, penyaluran tahap pertama berjalan baik dan cepat.

“Kami ingin KPK terus bekerja bersama mengawal program ini dengan tuntas. Kami pahami KPK sangat concern terhadap program ini, agar tepat sasaran, karena memang sangat dibutuhkan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Selama ini pelaksanaannya cukup baik dan cepat. Hampir tidak ada isu negatif, seperti salah sasaran. Sistem kami masih bisa mengendalikan program ini agar tepat sasaran,” katanya.

Teten mengakui, tahap kedua Banpres Produktif untuk Usaha Mikro telah disetujui pada 2 minggu lalu, bahkan dana telah dicairkan oleh Kementerian Keuangan dan rencananya akan mulai disalurkan pada pekan ini.

KPK Siap Kawal

Pekerja membersihkan debu yang menempel pada tembok dan logo KPK di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (21/11). KPK merilis Indeks Penilaian Integritas 2017. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menambahkan, pihaknya siap mengawal program tersebut. KPK akan melakukan pengawasan mulai dari pelaksanaan, audit hingga pemeriksaan.

KPK juga menyediakan portal jaga.go.id untuk menampung keluhan dari masyarakat terkait Banpres Produktif untuk Usaha Mikro ini dan permasalahan Covid-19.

“Yang kami lakukan untuk Banpres ini adalah mulai dari proses input data agar tepat sasaran. KPK mendampingi dalam memformulasikan pembuatan regulasi terkait identifikasi sasaran dan input data. Juga memantau input data, serta penyaluran bantuan,” pungkas Ghufron.[liputan6.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan