Wapres Ma'ruf Bicara Pentingnya UU Ciptaker: Tingkatkan Daya Saing Negara

Wakil Presiden Ma'ruf Amin memaparkan pentingnya Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker). Ma'ruf menyebut omnibus law ini akan meningkatkan daya saing Indonesia di dunia hingga menciptakan iklim investasi yang kondusif.

"Saya menilai penting untuk menyinggung Undang-Undang Cipta Kerja yang baru saja diputuskan oleh DPR. Undang-undang ini merupakan respons pemerintah terhadap tuntutan masyarakat agar tercipta lapangan kerja yang lebih luas dan berkualitas, perbaikan birokrasi dan penyederhanaan regulasi, serta penciptaan iklim yang kondusif bagi investasi dan dunia usaha," kata Ma'ruf Amin saat mengisi kuliah umum daring kepada Alumni PPRA 60 dan 61 Lemhannas RI yang siarkan di YouTube Lemhannas RI, Selasa (13/10/2020).

Ma'ruf mengatakan UU Cipta Kerja diperlukan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif. Dia menyebut selama ini dunia usaha masih terkendala karena aturan perizinan yang berbelit-belit sehingga investor memilih negara tetangga.

"Undang-Undang Cipta Kerja diperlukan karena selama ini iklim yang kondusif bagi investasi dan dunia usaha terkendala oleh aturan yang berbelit-belit dan tumpang tindih sehingga proses bisnis dan investasi menjadi kurang efisien karena memerlukan waktu yang panjang untuk mengurus perizinannya," katanya.

"Hal tersebut telah menyebabkan Indonesia kalah bersaing dengan negara lain, seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, Kamboja, dan lain-lain, dalam hal kemudahan investasi yang mengakibatkan tersendatnya penciptaan lapangan kerja," sambungnya.

Oleh sebab itu, Ma'ruf menyebut omnibus law diperlukan untuk memberikan kepastian hukum kepada dunia usaha. Dia menyebut UU Cipta Kerja ini diyakini akan meningkatkan daya saing Indonesia dalam persaingan global.

"Oleh karena itu, diperlukan pembenahan-pembenahan melalui undang-undang yang terpadu yang lebih responsif dan memberikan kepastian hukum lebih baik bagi dunia usaha. Untuk itulah dibuat Undang-Undang Cipta Kerja yang diyakini akan meningkatkan daya saing negara kita dalam persaingan global," kata dia.

Pada masa pandemi Corona ini, Ma'ruf menjelaskan UU Cipta Kerja menjadi pertaruhan kredibilitas Indonesia. Menurut Ma'ruf, UU yang telah disahkan pada 5 Oktober ini akan menjadi pemicu pembukaan lapangan pekerjaan.

"Dalam kondisi dunia yang terdisrupsi akibat pandemi COVID-19, Undang-Undang Cipta Kerja menjadi pertaruhan kredibilitas Indonesia di mata dunia, khususnya negara-negara mitra dagang dan investor global. Saya memandang UU Cipta Kerja merupakan langkah penting yang kita siapkan untuk mengantisipasi persaingan dunia pascapandemi, sekaligus sebagai pemicu utama bagi pembukaan lapangan kerja secara luas," katanya.[detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan