Respon Pemerintah Terkait Kepulangan Habib Rizieq

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan, pemerintah tidak akan menghalang-halangi kepulangan Habib Rizieq ke Tanah Air pada 10 November mendatang.

Menurut Mahfud, jika selama ini ada kesan bahwa pemerintah Indonesia menghalang-halangi sangatlah tidak benar. Menurutnya, itu semata permasalahan antara Pemerintah Arab Saudi dengan Habib Rizieq.

"Soal Habib Rizieq yang katanya mau kembali. saya jawab, silahkan. Bahwa Habib Rizieq sendiri mau pulang, kita tidak pernah menghalangi, bahwa dia terhalang pulang, itu urusan dia dengan Pemerintah Arab Saudi. Jika sekarang sudah selesai ya pulang saja. kita kan tidak pernah menghalangi pulang,” kata Mahfud dalam keterangannya, Kamis (5/11/2020).

Lebih lanjut dia menegaskan, jangan sampai ada kericuhan terkait kepulangan Habib Rizieq karena pemerintah tidak segan-segan bertindak tegas jika hal itu terjadi. Menurutnya, pengikut Habib seharusnya tidak membuat kericuhan ataupun tetap patuh dengan protokol kesehatan yang telah ditentukan pemerintah.

"Kalau pengikutnya Habib Rizieq harus tertib, dan protokol kesehatan supaya dipatuhi. Agar tidak saling memudhorotkan, kalau dalam hukum fiqih itu la dhoro wala dhiror. Jangan saling menyulitkan antara orang, jadi anda jaga dan orang lain jaga,“ tegasnya.

Sekadar diketahui, Habib Rizieq akan tiba di Indonesia, tepatnya di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, pada Selasa 10 November 2020 pukul 09.00 WIB. Ia akan turun dari pesawat di Terminal 3.[okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan