Mensos Juliari Sambangi BBRSPDI Kartini Temanggung: Bekerjalah dengan Hati untuk Kemanusiaan

Menteri Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara bersama rombongan menyambangi Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Intelektual (BBRSPDI) Kartini Temanggung pada, Selasa (3/11/2020) malam.

Mensos Juliari berkesempatan berkeliling balai besar rehabilitasi untuk mengecek dan melihat fasilitas yang ada. Melalui tulisan, ia menyampaikan pesan khusus kepada para pegawai BBRSPDI agar bekerja dengan hati untuk kemanusiaan.

Mensos Juliari melalui Dirjen Rehabilitasi Sosial pada Kemensos RI, R Hari Khidmat mengatakan, kedatangannya ia dan rombongan agar bisa melihat langsung proses rehabilitasi sosial bagi disabilitas intelektual di Temanggung. Terlebih BBRSPDI Kartini merupakan satu di antara UPT Kemensos.

"Balai besar ini merupakan salah satu UPT Kemensos. Ia dapat melihat langsung apa saja bentuk pelayanan yang diberikan di balai ini. Beliau mengapresiasi kepada semua pegawai karena sudah bekerja dengan sungguh-sungguh, dengan hati dan dedikasi tinggi," terangnya usai kegiatan.

R Hari melanjutkan, dengan modal hati yang bersih, sesulit apapun bekerja dalam mendampingi para disabilitas, bisa dilakukan sesuatu yang terbaik bagi mereka. Para penyandang disabilitas intelektual bisa saja menghasilkan karya yang berkualitas jika dibina dengan penuh kesabaran.

Seperti halnya karya batik ciprat yang dihasilkan penyandang disabilitas intelektual di Temanggung. "Balai ini harus berusaha memberikan manfaat kepada masyarakat luas. Ajak masyarakat wujudkan kepedulian dengan memberdayakan disabilitas intelektual. Kita akan dorong kreasi yang dihasilkan ke dalam dunia usaha," tuturnya.

R Hari menegaskan, melalui kunjungan tersebut, Mensos berpesan kepada semua pegawai BBRSPDI Kartini Temanggung agar senantiasa meneruskan dedikasinya, komitmen dan pengabdiannya.

Katanya, lakukanlah pendampingan dengan penuh kesabaran karena disabilitas intelektual memiliki keterbatasan dalam mencerna, mengikuti, dan memgaktualisasikan diri.

"Ada terapi aspek motorik yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kemampuan para disabilitas elektual. Nantinya, mereka dapat menghasilkan hal-hal yang lebih baik dari sebelumnya," ucapnya.

Kepala BBRSPDI Kartini Temanggung, Wena Sitepu menambahkan, ia berharap pada waktu ke depan, balai besar kartini Temanggung dapat dimaksimalkan sebagai tempat belajar penyandang disabilitas intelektual internasional.

Artinya, balai tersebut dapat menjadi tempat semua penyandang disabilitas baik disabilitas intelektual maupun disabilitas fisik, sensorik, maupun mental.

"Kita harap ke depan balai besar ini bisa lebih bermanfaat bagi para penyandang disabilitas secara global," harapnya.[tribunnews.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan