Tersalurkan 100%, Kemensos Tutup Bantuan Sosial Beras

Menteri Sosial Juliari P. Batubara menutup pelaksanaan program Bantuan Sosial Beras (BSB) setelah tersalurkan 100% dan tepat waktu ke seluruh wilayah di Indonesia. Per 1 Oktober 2020 program tersebut telah tersalurkan dengan total 450.000 ton beras.

Penutupan program ditandai dengan pelepasan spanduk paket beras pengiriman terakhir dari Gudang Bulog Kaliwungu, Kabupaten Kendal. Dalam kesempatan itu, Juliari menyatakan BSB merupakan bagian dari program Jaring Pengaman Sosial (JPS) yang diamanatkan untuk menanggulangi dampak pandemi.

"Sasarannya adalah 10 juta KPM (Keluarga Penerima Manfaat) PKH (Program Keluarga Harapan) seluruh Indonesia berupa beras medium dari Bulog," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (3/11/2020).

Melalui BSB, setiap KPM PKH mendapatkan 15 kg beras medium dari Bulog setiap bulan selama tiga bulan (Agustus-Oktober 2020) dengan anggaran Rp 4,5 triliun. "Dengan bantuan ini, diharapkan KPM PKH yang sejatinya juga masyarakat dengan pendapatan rendah, bisa terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokoknya selama pandemi," ungkapnya.

Dengan Program BSB pula ada manfaat lain, yakni beban pengeluaran keluarga KPM PKH di masa pandemi bisa dikurangi. "Jadi program dampak positifnya langsung terasa oleh KPM. Tidak hanya itu, BSB juga membawa efek ikutan yang luas," katanya

Lebih lanjut, ia mengatakan secara tidak langsung, BSB membuka pasar bagi petani untuk menjual berasnya ke Bulog sehingga kesejahteraan mereka juga meningkat. Lebih dari itu efek domino dari program ini dirasakan juga antara lain oleh para pekerja/kuli bongkar muat, tukang ojek, usaha penyewaan perahu, mobil/truk, pekerja dan pengusaha angkutan barang.

"Jadi BSB juga efektif menggerakkan perekonomian, " katanya.

Diketahui Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi dengan sasaran penerima BSB sangat besar. Penerima BSB di Jawa Tengah total mencapai 1.560.744 KPM dengan total beras sebesar 70.233.480 Kg.

Untuk penerima BSB di Kab. Kendal sebanyak 39.719 KPM atau beras sebanyak 1.787.355 Kg. Adapun di Kab. Semarang sejumlah 28.730 KPM menerima BSB atau sebanyak 1.292.850 Kg.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan BSB ini. Kepada Perum Bulog, pemerintah daerah, transporter, para pendamping dan semua pihak yang telah membantu," pungkasnya. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan