Gelar Rekonstruksi Kontak Tembak Polisi-FPI, Polri: Polisi Transparan

Tim gabungan dari Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya (PMJ) menggelar rekonstruksi kontak tembak antara polisi dan laskar FPI di 4 titik wilayah Karawang, Jawa Barat. Polri menyebut rekonstruksi ini sebagai bentuk transparansi polisi.

"Bahwa kita lakukan rekonstruksi ini biar polisi transparan dalam menangani kasus ini, adegan per adegan, peran dari saksi seperti apa, biar semua lihat semuanya," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Senin (14/12/2020).

Argo menjelaskan ada 4 titik rekonstruksi dengan total hampir 58 adegan. Kegiatan dilakukan malam hari sesuai berita acara pemeriksaan (BAP).

"Kenapa malam hari? Karena kita lakukan sesuai jam awal seperti yang ada di berita acara pemeriksaan," jelas Argo.

"Rekonstruksi ini hasil berita acara pemeriksaan dari olah TKP dan bukti-bukti petunjuk yang ada," tambahnya.

Argo mengatakan pihaknya juga sejauh ini telah memeriksa 26 saksi dari 4 TKP yang ada.

"Saat ini sudah kita periksa 26 saksi, yaitu saksi dari masyarakat, ada juga saksi di TKP 1, 2 dan 3 yang kita lakukan," pungkasnya.

Sebelumnya, tim gabungan dari Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya (PMJ) menggelar rekonstruksi kontak tembak antara polisi dan laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek Km 50. Rekonstruksi dilakukan di 4 lokasi.

Kegiatan ini bersifat terbuka dan mengundang beberapa lembaga, seperti Komnas HAM dan Kompolnas.

"(Rekonstruksi dilakukan oleh personel) gabungan PMJ dan Bareskrim. Proses rekonstruksi bersifat terbuka dengan mengundang Komnas HAM, KontraS, Amnesty International, dan Kompolnas," kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian saat dimintai konfirmasi, Minggu (13/12/2020). [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan