Jokowi Pamer Kekuatan Pelabuhan Patimban

Hadirnya Pelabuhan Internasional Patimban Fase I diyakini berdampak besar pada perekonomian Jawa Barat dan Nasional. Pembangunan Pelabuhan Internasional Patimban Fase I merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diresmikan di tengah pandemi.

"Dengan lokasi yang strategis di antara Bandara Kertajati dan Kawasan Industri di Bekasi, Kerawang dan Purwakarta. Saya yakin keberadaan pelabuhan ini jadi kunci penghubung antar kawasan seperti manufaktur, pariwisata dan sentra pertanian dan menopang kecepatan ekspor," ujarnya Presiden Jokowi.

Menurutnya, proyek ini memiliki peran penting dan strategis dalam upaya meningkatkan ekonomi Jawa Barat dan Nasional.

Selain itu, juga memperkuat keberadaan Pelabuhan Tanjung Priok yang sekarang padat dan menimbulkan kemacetan di Bekasi-Jakarta maupun sebaliknya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pelaksanaan pembangunan tahap dua Proyek Strategi Nasional (PSN) itu seiring dengan telah diresmikan pembangunan tahap satu yang dilaksanakan hair ini.

Di mana, pada fase pertama, pelabuhan memiliki peti kemas seluas 35 hektar dengan kapasitas 25 ribu TEUs per tahun. Patimban juga menjadi terminal kendaraan seluas 25 ha dengan kapasitas mobil 218.000 CBU. Sementara itu, pada fase dua pemerintah akan menambah pembangunan kurang lebih 66 hektar.[okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan