Selain Ambulans, Polisi Amankan Mobil Komando Aksi 1812

Mobil komando aksi 1812 diamankan oleh aparat kepolisian karena dipakai untuk menyampaikan hal-hal yang dinilai bersifat provokatif. Mobil komando tersebut telah dibawa ke Mapolda Metro Jaya.

Sebelumnya, polisi juga mengamankan satu unit mobil ambulans yang kedapatan membawa logistik berupa makanan dan minuman dalam aksi 1812.

"Ada satu mobil yang mereka biasa namakan mobil komando yang kita amankan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di kepada wartawan, Jumat (18/12).

Menurut Yusri, mobil tersebut digunakan tak sesuai peruntukannya. Apalagi, lanjutnya, mobil itu digunakan untuk menyampaikan pernyataan yang bersifat provokatif.

"Memang yang jadi provokasi setiap ada demo, ada pasti, mobil memang bukan untuk peruntukkannya, mereka gunakan untuk sebagai bahan untuk bisa menyampaikan pendapat, itu yang kita amankan," tuturnya.

Selain mobil komando, polisi turut menemukan senjata tajam berupa pedang samurai. Yusri mengatakan benda itu sempat dipakai untuk melukai dua anggota polisi saat berusaha membubarkan massa.

Tak hanya itu, Kepolisian juga mendapati seorang massa yang membawa narkoba jenis ganja.

"Membawa ganja, di daerah Depok," ucap Yusri.

Aksi 1812 ini sendiri diketahui batal digelar. Sebab, aparat kepolisian langsung membubarkan massa saat mereka tiba di lokasi.

Terkait aksi ini, sebanyak 155 orang ditangkap oleh aparat kepolisian. Mereka kemudian menjalani rapid test dan hasilnya sebanyak 22 orang reaktif Covid-19. [cnnindonesia.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan