Basarnas Libatkan Anjing K9 dalam Pencarian Korban Gempa Sulbar

Pencarian jenazah akibat gempa bumi berkekuatan 6,2 M di Sulawesi Barat (Sulbar), mulai hari ini, melibatkan empat ekor anjing pelacak (K9). Satu ekor K9 bernama Alfa, yang ikut dalam pencarian, didatangkan dari Jakarta.

"Kami baru datang kemarin, jadi hari ini baru mau operasional," kata Ketua Umum Jakarta Resque Adianto kepada detikcom di kawasan posko induk bencana gempa bumi Sulbar, Jl Pattana Endeng, Mamuju, Minggu (17/1/2021).

Alfa K9 sendiri disebut telah berusia 8 tahun alias dua tahun lagi pensiun. Namun Alfa K9 memiliki pengalaman sejumlah misi pencarian korban gempa sehingga diharapkan untuk membantu pencarian korban lebih efisien.

"Dia veteran Palu sama gempa bumi Nepal tahun 2015. Jadi sudah punya pengalaman dalam misi kemanusiaan seperti ini," tutur Adianto.

Selain Alfa K9, tiga personel K9 milik Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) diterjunkan dalam pencarian korban.

"Kalau kami sudah sejak kemarin beroperasi. Hari ini kami di tugas cari jenazah perkampungan warga di area Majene," kata handler K9 Polda Sulsel Bripka Febriar Topan dalam wawancara terpisah.

Sementara itu, Kepala Basarnas Mamuju Saidar Rahman Jaya mengatakan kehadiran K9 membantu personel SAR gabungan dalam menuntaskan pencarian korban lebih cepat.

"Jadi teknis kita hari ini adalah, itu juga akan diikuti dengan K9 penyisirannya sehingga nanti kita mudah-mudahan beberapa hari ke depan sudah selesai melakukan pencarian, meng-cover semua area-area sesuai laporan yang kita terima," kata Saidar dalam wawancara terpisah.

"Dan kita sudah bisa mungkin untuk memastikan bahwa tidak ada lagi korban di antara reruntuhan reruntuhan," imbuhnya. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan