Mahfud MD Terkejut Lihat Masjid Istiqlal Direnovasi: Lebih Modern

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengaku terkejut melihat Masjid Istiqlal Jakarta. Kini masjid tersebut lebih modern pascarenovasi. 

Mahfud mengaku sudah kurang lebih 1,5 tahun tidak menginjakkan kakinya di masjid yang berseberangan dengan Gereja Kadetral karena pandemi Covid-19.

"Alhamdulillah banyak kejutan bagi saya. Pertama kejutan ketika saya tidak bisa kesini selama 1,5 tahun karena ada pandemi. Tiba-tiba di tengah berjalan ada berita jalan terowongan itu luar biasa, terowongan dari sini ke sebrang, ke (Gereja) Katedral," kata Mahfud dalam keterangan video yang diunggah Kemenko Polhukam, Sabtu (30/1/2021) malam.

Selain meninjau wajah baru Masjid Istiqlal, Mahfud turut diberi kesempatan menjadi khutbah Sholat Jumat. Menurutnya, pembangunan Masjid Istiqlal jauh lebih pesat jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Menurut dia, masyarakat bisa mendapatkan dua hal saat berkunjung ke Masjid Istiqlal, yakni beribadah sambil rekreasi. Pasalnya adanya fasilitas olahraga serta taman yang mempercantik wajah Masjid Iatiqlal.

"Saya merasa surprise karena, pembangunan di sini begitu jauh dibandingkan dahulu, tidak konvensional. Di sini ada ruang olahraga, ada taman-taman indah. Orang di sini bisa sambil beribadah dan rekreasi," ungkapnya.

"Itu menyatukan kebutuhan rohaniah dalam bentuk kegembiraan karwna suasana alam, tetapi kegembiraan hati karena mendekati Allah melalui masjid seperti ini," imbuh dia.

Sebagai warga negara, dia mengaku bangga melihat Masjid Istiqlal yang sekarang. Apalagi, sambungnya, masjid ini telah dikelola secara profesional, tanpa menghilangkan nilai-nilai Islam di dalamnya.

"Saya sangat bangga sebagai warga negara dimana negara kita punya masjid seperti ini yang sudah dikelola secara profesional, moderen. Tetapi tetap kental dengan nilai-nilai Islam," ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan renovasi Masjid Istiqlal. Renovasi sendiri dilakukan selama 14 bulan dengan pekerja kurang lebih 1.000 orang.

Renovasi yang dilakukan merupakan pertama kali sejak 42 tahun lalu. Adapun renovasi ini mengeluarkan biaya sebesar Rp511 miliar. [inews.id]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan