Risma Minta Warga Terdampak Longsor Sumedang Direlokasi Malam Ini, 25 Orang Masih Dicari

Menteri Sosial Tri Rismaharini meminta warga di sekitar lokasi terdampak longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, direlokasi malam ini juga, Minggu (10/1/2021).

Permintaan Risma ini disampaikan kepada Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman di dapur umum di SDN Cipareuag, Minggu malam.

Risma khawatir longsor susulan terjadi.

"Cuaca sekarang masih hujan, kalau tidak direlokasi sekarang takutnya kembali longsor. Warga yang ada di sekitar lokasi harus malam ini juga direlokasi," ujar Risma.

Selain itu, Risma meminta agar Pemkab Sumedang menyiapkan tempat relokasi bagi warga sebagai solusi jangka panjang.

"Saya lihat lokasinya ini sangat rawan. Saya kira ini harus direlokasi ke tempat lebih aman," tutur Risma.

Di lokasi, Risma sibuk menyiapkan berbagai perlengkapan untuk keperluan warga. 

Ia menyiapkan tempat untuk warga beristirahat, kasur, hingga makanan dan minuman.

Tim SAR gabungan pun bergerak cepat menyiapkan berbagai keperluan untuk warga.

Risma juga menyambangi sejumlah keluarga yang menjadi korban longsor di sekitar lokasi kejadian.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman mengatakan, ada tiga tempat yang disiapkan untuk relokasi.

Ketiga tempat tersebut merupakan bangunan sekolah dasar. Salah satunya di SDN Cipareuag.

"Izin Ibu Menteri, kami sudah menyiapkan tiga tempat untuk relokasi warga terdampak yang berada di zona satu (titik longsor) dan zona dua (areal sekitar wilayah longsor). Ketiga tempat itu bangunan sekolah dasar," jelas Herman.

Herman menuturkan, untuk jangka panjang, Pemkab Sumedang juga menyiapkan lokasi relokasi di tanah kas desa di wilayah Desa Cihanjuang yang aman dari bencana.

"Kami juga Bu Menteri, sudah menyiapkan tempat relokasi bagi warga terdampak di tanah kas desa, yang lokasinya lebih aman," tutur Herman.

Herman menambahkan, hingga Minggu malam, 16 korban tertimbun longsor telah ditemukan. Sebanyak tiga orang di antaranya selamat dan sudah dirawat di rumah sakit.

"Dari laporan yang kami terima, ada 28 warga yang mengalami luka ringan, dan masih ada 25 warga yang belum ditemukan," kata Herman. [kompas.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan