Sri Mulyani: Rupiah Cenderung Stabil dan IHSG Tembus 6.000

Pemerintah membeberkan kondisi ekonomi Indonesia sepanjang 2020 yang dilihat dari pergerakan Rupiah hingga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Adapun, nilai tukar rupiah dan IHSG cenderung stabil.

"Nilai tukar Rupiah kita ada penguatan cenderung stabil. Pada Mei lalu terjadi capital outflow. Stabilisasi capital inflow terjadi dan outlfow lagi. Kuartal IV diharapkan positif lagi," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam video virtual , Rabu (6/1/2021).

Kata dia, sentimen pasar dipengaruhi oleh pengendalian Covid-19. Hingga, IHSG juga berhasil kembali ke level 6.000 setelah anjlok di awal pandemi virus Covid-19.

"IHSG kita tembus 6.000. Dari credit default swap normal kembali seperti Januari 2020," ujarnya.

Diharapkan protokol kesehatan tetap dijaga agar penularan bisa ditekan. Korelasi antara sentimen pasar ini apakah kita mampu kendalikan Covid itu sangat jelas. Ini perlu menjaga disiplin protokol kesehatan agar ekonomi berjalan dan Covid-19 bisa dikendalikan.

"Jadi protokol kesehatan tetap dijalankan agar penyebaran Covid-19 ini bisa ditekan," jelasnya.[okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan