3 Bendungan untuk Rakyat NTT yang Diresmikan Jokowi

Selama pemerintahannya sejak tahun 2014, sudah ada 3 bendungan yang sudah diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Yang terakhir adalah Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka.

Bendungan Napun Gete yang merupakan salah satu dari tujuh bendungan yang dibangun semasa pemerintahan Jokowi untuk NTT. Dalam kunjungan kerja ke provinsi tersebut pada Selasa (23/2), Jokowi meninjau sekaligus meresmikan bendungan yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp 880 miliar.

Jokowi mengatakan bahwa dalam tiap kunjungannya ke NTT, satu hal yang selalu dimintakan ialah mengenai pembangunan bendungan. Namun, Jokowi memahami hal itu karena memang kunci kemakmuran NTT terletak pada bagaimana pengairan mampu dialirkan ke persawahan dan peternakan setempat melalui bendungan-bendungan yang ada.

Berikut daftar bendungan yang diresmikan Jokowi di NTT:

1. Bendungan Napun Gete, Kabupaten Sikka

Bendungan Napun Gete yang diresmikan Jokowi merupakan salah satu program prioritas pemerintah dan termasuk proyek strategis nasional berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020. Bendungan tersebut memiliki kapasitas tampung hingga 11,22 juta meter kubik dengan luas genangan mencapai 99,78 hektare.

Dibangun mulai Desember 2016, bendungan ini memiliki manfaat untuk pengairan irigasi bagi kurang lebih 300 hektare sawah di sekitarnya. Selain itu, Bendungan Napun Gete juga dapat memberikan suplai air baku sebanyak 214 liter per detik bagi dua per tiga penduduk Kabupaten Sikka dan berpotensi menghasilkan daya listrik sebesar 0,1 megawatt.

"Saya sudah tidak bisa menghitung lagi berapa kali saya datang ke NTT. Setiap saya datang ke NTT, awal-awal, selalu yang diminta adalah bendungan. Permintaan itu adalah betul. Jangan minta yang lain-lain karena kunci kemakmuran di NTT ini adalah air. Begitu ada air, semua bisa ditanam, tanaman tumbuh, buahnya diambil, daunnya bisa dipakai untuk peternakan karena di NTT ini juga sangat bagus untuk sektor peternakan," ujar Jokowi saat meresmikan Bendungan Napun Gete.

2. Bendungan Rotiklot, Kabupaten Belu

Jokowi menekankan bahwa kunci kesejahteraan di NTT adalah air. Untuk itu, pemerintahannya membangun Bendungan Rotiklot.

"Dengan air ini, mungkin panen setahun sekali, menjadi dua, tiga kali panen, yang dulunya tidak bisa nanam apa-apa jadi bisa nanam apa saja," kata Jokowi di Bendungan Rotiklot, NTT, Senin, 20 Mei 2019.

Bendungan Rotiklot merupakan salah satu dari 49 bendungan baru yang dibangun tahun 2015-2019. Groundbreaking Bendungan ini dilakukan oleh Jokowi pada 28 Desember 2015.

Pembangunan bendungan Rotiklot yang berbatasan langsung dengan Timor Leste dikerjakan oleh PT Nindya Karya (Persero) - PT Universal Suryaprima (KSO) menggunakan dana dari APBN senilai Rp 496 miliar.

Untuk meningkatkan ketahanan air dan pangan di NTT, Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Ditjen SDA secara bertahap meningkatkan jumlah tampungan air di Provinsi NTT. Keberadaan tampungan air seperti bendungan dan embung sangat penting karena musim hujan di NTT sangat pendek yakni 3-4 bulan.

3. Bendungan Raknamo, Kabupaten Kupang

Bendungan Raknamo dibangun senilai Rp 760 miliar dan dikerjakan sejak Januari 2015. Proyek ini pun selesai setahun lebih cepat dari target Januari 2019 menjadi Desember 2017.

Bendungan pertama Jokowi ini memiliki volume 16 juta meter kubik air dan bisa mengairi lahan seluas 1.250 hektare. Bendungan ini juga bisa menjadi sumber air baku di Kabupaten Kupang 100 liter per detik, juga mampu menghasilkan listrik 0,22 megawatt (MW).

Akses jalan menuju bendungan ini juga terbilang mudah dan dalam kondisi yang baik. Dari Bandara El Tari Kupang dibutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan dengan jarak tempuh sekitar 47 kilometer (km).

"Perkiraan saya waktu itu memang dari pak Menteri PU perkiraannya 5 tahun. Kemudian saya tawar 4 tahun, masih setahun lagi bendungan ini selesai dan karena dikerjakan siang dan malam hanya 3 tahun bendungan ini bisa selesai," kata Jokowi di Bendungan Raknamo, Kupang, NTT, Selasa, 9 November 2018.

Selain itu, masih ada 4 bendungan yang dibangun di NTT. Dilansir dari situs Sekretariat Kabinet, 4 bendungan lainnya adalah Bendungan Temef, Bendungan Mbay, Bendungan Manikin, dan Bendungan Kolhua. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan