Andi Arief Tuding Moeldoko di Balik Upaya Ambil Alih Demokrat

Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief menuding Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko ada di balik upaya pengambilalihan partainya secara paksa. 

"Banyak yang bertanya siapa orang dekat Pak Jokowi yang mau mengambil alih kepemimpinan AHY di Demokrat, jawaban saya KSP Moeldoko," kicaunya, lewat akun Twitter pribadinya, Senin (1/2).

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengungkapkan ada pihak di lingkaran dekat Presiden Jokowi yang hendak mengambil paksa partainya lewat jalur Kongres Luar Biasa (KLB).

AHY kemudian mengirim surat kepada Jokowi untuk mengklarifikasi hal itu.

"Kenapa AHY berkirim surat ke Pak Jokowi, karena saat mempersiapkan pengambilalihan menyatakan dapat restu Pak Jokowi," lanjut Andi Arief.

Senada, politikus Partai Demokrat Rachland Nashidik menyindir Moeldoko terkait upaya pengambilalihan itu.

"Selamat malam, Jenderal Moeldoko. Kalau tak mampu jadi the good, jangan jadi the bad, apalagi the ugly," kicaunya dalam akun Twitter @RachlanNashidik.

CNNIndonesia.com mencoba mengonfirmasi kepada sejumlah pihak di KSP terkait tudingan itu, namun belum mendapat tanggapan.

Berdasarkan jadwal yang diterima pewarta, KSP sendiri rencananya menggelar konferensi pers yang diduga terkait kasus itu, malam ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan