Ma'ruf Puji Risma dan BUMN soal Program Pemulung Bekerja di BUMN

Wakil Presiden Ma'ruf Amin memuji aksi Menteri Sosial Tri Rismaharini memberdayakan pemulung. Ma'ruf Amin berharap program Risma bisa ditiru hingga ke daerah-daerah.

"Ternyata Bu Mensos ini nangkepin pemulung-pemulung itu untuk diberdayakan, dilatih diberikan berbagai penampungan, pekerjaan bahkan juga disiapkan perumahan, ini saya kira salah satu program yang merupakan contoh karena itu saya ingin ini bisa direplikasi untuk di balai-balai sosial lain di seluruh Indonesia bahkan juga tentu di tempat lain oleh pemerintah daerah kita harapkan upaya-upaya ini dalam rangka penanggulangan kemiskinan," kata Ma'ruf Amin saat meresmikan Sentra Kreasi Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) di Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi yang disiarkan YouTube Kemensos, Kamis (18/2/2021).

Penanggulangan kemiskinan, kata Ma'ruf, bukan hanya dengan memberikan bantuan sosial. Menurutnya, harus ada pemberdayaan dan pelatihan.

"Penanggulangan kemiskinan bukan bansos saja tapi lebih utama adalah bagaimana memberdayakan mereka melalui upaya kreatif dan inovatif yang memang terukur. Artinya sesuai dengan kemampuan mereka dengan cara-cara yang konstruktif. Saya lihat upaya yang dilakukan Bu Menteri ini salah satu model yang terus bisa dikembangkan," jelas dia.

Selain itu, Ma'ruf Amin menghargai upaya Kemensos dan BUMN yang mempekerjakan eks pemulung dan tunawisma. Ma'ruf meminta BUMD dan perusahaan swasta mengikuti langkah tersebut.

"Terkait penyediaan lapangan kerja, saya menghargai peran beberapa BUMN yang telah memberikan kesempatan kerja bagi eks pemulung dan tunawisma. Program penempatan kerja ini selayaknya dapat menjadi contoh dan diikuti oleh tidak hanya BUMN lainnya, juga BUMD tapi juga oleh perusahaan swasta, sehingga lapangannya menjadi lebih banyak. Selain BUMN, BUMD juga swasta-swasta," katanya.

Selain itu, Ma'ruf mengatakan pemerintah menghargai lembaga kesejahteraan sosial (LKS). Dia menyebut LKS berpesan dalam meningkatkan kemampuan pemulung.

"Pemerintah juga tentu sangat menghargai kehadiran lembaga-lembaga kesejahteraan sosial (LKS) yang selama ini telah bekerja keras di akar rumput, di tempat-tempat pembuangan sampah, lapak-lapak, dan kampung kumuh. LKS telah berperan penting di dalam meningkatkan kemampuan para pemulung sebagai penggerak kebersihan kota dan sekaligus menjadi aset ekonomi yang bermanfaat melalui kegiatan daur ulang sampah yang telah dilakukan, dengan tetap memberikan pendampingan agar para pemulung bisa menjadi warga masyarakat yang lebih mandiri dan bermartabat," jelasnya.

Kepada balai rehabilitasi sosial, Me'ruf meminta agar proaktif dalam melakukan pelayanan. Dia juga menekankan perhatian kepada penyandang disabilitas.

"Saya minta balai-balai rehabilitasi sosial di lingkungan Kemensos dan pemerintah daerah agar proaktif merespons kebutuhan dasar dan khusus bagi pemenuhan pelayanan kesejahteraan sosial masyarakat termasuk bagi para penyandang disabilias," kata dia.

Menteri Sosial Tri Rismaharini sebelumnya mengatakan Kemensos memberikan pekerjaan kepada tunawisma untuk bekerja di BUMN. Risma ingin membantu tambahan penghasilan ke pemulung itu.

"Kita akan mempekerjakan 5 pemulung yang kita temukan di berbagai kawasan dia bisa bekerja dan saya sudah akseskan ke tempat kerja dan insya Allah mereka akan bekerja, ada 5 orang. Jadi rencananya begini kita akan buat mereka karena selama ini mereka yang berhak menerima bantuan itu karena mereka teorinya itu kemiskinan kronis jadi kemiskinan yang paling bawah," ujar Risma di Grand Kamala Lagoon, Bekasi, Jumat (8/1/).

Berdasarkan data dari Kemensos, sebanyak 5 orang penerima manfaat dari Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi telah bekerja di PT PP Properti Grand Kamala Lagoon, serta 41 orang penerima manfaat dari Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi, Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) ERBE, LKS Kumala, dan LKS Balarenik telah bekerja di PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Selain itu, 9 orang penerima manfaat dari LKS Bhakti Nurul Iman telah disalurkan ke PT Elang Mahkota Teknologi dan PT Otsindo Prima Raya, serta 6 orang penerima manfaat LKS Swara Peduli telah disalurkan ke PT Kamadjaja Logistics. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan