Menristek Targetkan Inovasi Alat Tes Corona Pakai Air Liur Tahun Ini

Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) memiliki target membuat berbagai inovasi untuk penanganan virus Corona (COVID-19). Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah alat tes Corona menggunakan air liur atau saliva.

"Salah satunya adalah inovasi dalam membuat Test-COVID Saliva. Ini membutuhkan sampel saliva untuk dites tanpa perlu membutuhkan ekstraksi RNA," ujar Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro saat diskusi acara Ristek-BRIN di The Westin Jakarta, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (9/2/2021).

Selain inovasi tersebut, ada beberapa inovasi lainnya yang ditargetkan selesai pada 2021. Di antaranya 'Ukur Antibodi COVID-19' yang merupakan alat ukur antibodi pascavaksinasi COVID-19.

Ada juga Vaksin Merah Putih yang akan diproduksi oleh Bio Farma dan direncanakan akan digunakan secara nasional pada 2022.

Selain itu, Menristek menyebut inovasi merupakan kunci sukses dari pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ini merupakan langkah konkret dalam menjadikan inovasi berbasis Iptek menjadi arus utama dari roda perekonomian di Indonesia saat ini.

"Inovasi meng-accelerate lebih cepat," kata Bambang.

Kemudian, Bambang mengatakan bahwa penggerak utama dari pertumbuhan ekonomi dalam waktu jangka panjang adalah tingginya produktivitas, kemajuan inovasi, dan peningkatan pendapatan.

"Pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan berkelanjutan dalam potensi produktif suatu negeri," ungkapnya. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan