Sri Mulyani ke CPNS Kemenkeu: Kita Harus Tolong Rakyat!

Menteri Keuangan (Kemenkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan keuangan negara sedang tertekan karena pandemi COVID-19. Di tengah tekanan tersebut, pemerintah harus tetap hadir membantu masyarakat yang terdampak.

Tekanan tersebut membuat penerimaan negara menyusut lantaran sektor pajak tidak dapat bekerja maksimal. Pandemi COVID-19 berdampak luas terhadap industri nasional. Hal itu pun membuat kemampuan bayar pajak pelaku industri terdampak.

Dengan kondisi seperti ini, Sri Mulyani pun meminta 1.521 calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kementerian Keuangan tetap bekerja fokus di tengah tantangan pandemi Corona.

"Keuangan negara tertekan tapi kita harus tolong rakyat, kita harus bayar masyarakat yang masuk rumah sakit karena COVID," kata Sri Mulyani dalam acara Orientasi Calon ASN Kementerian Keuangan Tahun 2021 yang dilaksanakan secara virtual, Rabu (17/2/2021).

Selain masyarakat, Sri Mulyani mengatakan pemerintah melalui Kementerian Keuangan juga harus menyediakan anggaran untuk membantu tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam penanganan pandemi COVID-19.

"Kita bantu usaha kecil karena PSBB, bantu seluruh murid-murid di Indonesia yang sekolah pakai internet, bantu gurunya," jelasnya.

Oleh karena itu, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini meminta kepada 1.521 CPNS Kementerian Keuangan bekerja dengan baik sesuai dengan lima nilai-nilai yang ditetapkan instansi.

Selain membantu masyarakat, pemerintah juga memiliki banyak program prioritas yang harus dilaksanakan seperti membangun infrastruktur mulai dari jalan, listrik, bendungan dan lainnya yang membutuhkan dana dari APBN.

"Kita kelola keuangan negara karena tekanan besar, masuk Kementerian Keuangan rasakan setiap detik dan denyut kalian yang peranan sangat strategis dan sentral, sebuah fungsi dan tanggung jawab penting," ungkapnya. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan