Sri Mulyani: RI Tak Bisa Hanya Bergantung dari APBN

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan Indonesia bercita-cita menjadi 5 Besar Kekuatan Ekonomi Dunia pada 2045. Untuk mewujudkan, pembangunan harus dilakukan dan mengoptimalkan investasi karena tidak bisa bergantung dari APBN.

“Untuk mewujudkannya, Indonesia harus terus membangun dan tidak bisa bergantung hanya dari APBN,” tulis caption Instagram Sri Mulyani yang dikutip Okezone, Senin (1/2/2021).

Kemudian, pada video unggahan Sri menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur nasional memang menjadi kebutuhan. Namun, pendanaan Indonesia terbatas. Investasi pun perlu dioptimalkan dengan baik.

“Rasio utang APBN harus tetap dikendalikan aman, sementara kapasitas pembiayaan BUMN juga tidak besar. Karenanya, investasi harus dioptimalkan,” tulisan dalam postingan video Sri Mulyani.

Dia pun mengatakan, Lembaga Pengelola Investasi (LPI) bisa menjadi solusi dari masalah keterbatasan pendanaan tersebut. LPI mengelola investasi pemerintah dengan menjadi mitra yang andal dan terpercaya bagi investor internasional dan domestik. Dengan modal awal dari pemerintah dalam bentuk PMN, LPI dikelola dengan hati-hati dan profesional.

“Pengelolaannya diawasi oleh Dewan Pengawas. Menkeu sebagai Ketua, Menteri BUMN sebagai anggota bersama tiga anggota dari unsur profesional. Haryanto Sahari, Darwin Cyril Noerhadi, dan Yozua Makes,” kata dia.

Sri Mulyani juga mengatakan bahwa kebutuhan pembiayaan infrastruktur dan investasi pun juga bisa menyerap tenaga kerja baru. Oleh sebab itu, LPI adalah solusi mempercepat pembangunan infrastruktur dan pendukung pemulihan ekonomi.

“LPI diharapkan dapat meningkatkan dan mengoptimalkan nilai Investasi Pemerintah yang dikelola secara jangka panjang guna mendukung pembangunan secara berkelanjutan,” tutupnya. [okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan