Daftar Panjang Aksi Danton OPM Ferry Elas: Serang TNI/Polri-Sandera Guru

Komandan Pleton Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (Danton TPN OPM) Kodap III Kalikopi Tembagapura, Ferry Elas (35), tewas dalam baku tembak antara KKB dan TNI-Polri. Ini catatan aksi kejahatan Ferry Elas

"Ferry Elas merupakan DPO Polres Mimika terkait rangkaian kasus penembakan tahun 2017 di Tembagapura dengan DPO Nomor: DPO/39/XI/2017/Reskrim," kata Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata kepada wartawan, Rabu (3/3/2021).

Ferry Elas ditetapkan masuk DPO karena sejumlah penembakan yang dilakukannya. Berikut ini daftarnya:

1. 17 Agustus 2017 melakukan penembakan terhadap mobil Land Cruser milik PT Freeport Nomor Lambung 01-4837 di Mile 60.
2. 24 September 2017 melakukan penembakan mobil Land Cruser kawal tangki air di Mile 61 distrik Tembagapura.
3. 25 September 2017 melakukan penembakan mobil land Cruser milik PT. Freeport Nomor Lambung rp-25 di Mile 60 Distrik Tembagapura
4. 21 Oktober 2017 melakukan penembakan mobil Land Cruser milik PT Freeport Nomor Lambung 01-4744 r di Mile 60 Distrik Tembagapura.
5. 21 Oktober 2017 melakukan penembakan anggota Brimob dan Polsek Tembagapura di Bukit Sangker Mile 69 Distrik Tembagapura.
6. 23 Oktober 2017 melakukan penembakan anggota Brimob saat melakukan apel di Utikini Lama Distrik Tembagapura.
7. 24 Oktober 2017 melakukan penembakan mobil Land cruser milik Rumah Sakit Tembagapura Nomor Lambung 01-4414 di jembatan lama Utikini Distrik Tembagapura

Selain itu, berdasarkan hasil penyelidikan dan investigasi, Ferry Elas terlibat dalam pidana lainnya, yaitu:

1. 1 Agustus 2019 bersama-sama Hengky Wamang menjadi penggerak deklarasi KKB gabungan pegunungan tengah di Maranatha Distrik Gome Kabupaten Puncak Ilaga yang bertujuan untuk melakukan penyerangan di area PT Freeport Indonesia.
2. 22 Februari 2020 melakukan penyanderaan 3 orang guru di Kampung Jagamin Aroanop Distrik Tembagapura bersama dengan kelompok KKB pimpinan Lekagak Telenggen.
3. 5 Maret 2020 bersama-sama KKB pimpinan Lekagak Telenggen melakukan pembakaran bekas gedung gereja di blok A Kampung Opitawak Distrik Tembagapura.
4. 6 Maret 2020 melakukan penembakan pos 754 di Opitawak mengakibatkan 1 orang korban luka dan menembak pos Brimob Bengkulu Satgas Aman Nusa di aula banti 2 Distrik Tembagapura.
5. Setelah melakukan penembakan pos TNI 754 dan pos Brimob Bengkulu Satgas Aman Nusa, KKB gabungan kembali melakukan aksi pembakaran rumah milik warga di Blok A Kampung opitawak Distrik Tembagapura.

"Dari rangkaian aksi teror yang dilakukan oleh Ferry Elas bersama dengan kelompok KKB gabungan pimpinan Lekagak Telengen yang dilakukan di wilayah Distrik Tembagapura mengakibatkan masyarakat yang berdomisili di Tembagapura melakukan pengungsian ke Polsek Tembagapura," ujar I Gusti Gde Era Adhinata.

Sebelumnya, Ferry Ellas, salah satu anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB), tewas dalam baku tembak dengan aparat TNI-Polri di Mile 53 Kabupaten Mimika, Papua. Baku tembak terjadi pada Minggu (28/2) antara TNI-Polri dan KKB di kawasan Mile 53, jauh dari area tambang Freeport.

Polisi mengamankan 9 handphone (HP) dari Ferry Elas (35), Komandan Pleton Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (Danton TPN OPM) Kodap III Kalikopi Tembagapura, yang tewas dalam baku tembak antara KKB dan TNI-Polri. Salah satu ponsel berisikan dokumentasi penyerangan Ferry Elas dkk.

"Iya sembilan HP yang diamankan masih dalam penyelidikan, dan dari sembilan HP, satu ditemukan foto-foto, video-video Elas saat beraksi melakukan penyerangan-penyerangan," kata Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata kepada wartawan, Rabu (3/3/2021).

Era menjelaskan 9 ponsel tersebut diamankan dari lokasi tewasnya Ferry Elas. Namun, saat ini polisi masih menyelidiki lebih lanjut kepemilikan 8 dari 9 ponsel yang ditemukan. Satu ponsel dipastikan milik Ferry Elas. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan