Indonesia Punya Harta Karun Energi Terbarukan, Segini Banyaknya

Potensi panas bumi atau geothermal di Indonesia diketahui merupakan yang terbesar kedua di dunia. Menurut catatan terbaru Badan Geologi, potensi panas bumi di Indonesia sebesar 23,9 Giga Watt (GW) hingga Desember 2019.

Hingga 2020, persentase pemanfaatan panas bumi yang terpasang adalah 8,9% dengan total kapasitas sebesar 2.130,7 MW.

Dikutip dari laman Instagram Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral @kesdm, Jumat (19/3/2021), panas bumi ini diharapkan dapat terpasang sebesar 7.241,5 MW kapasitas di tahun 2025. Panas bumi ini merupakan salah satu Energi Baru Terbarukan (EBT) yang dapat berperan menjadi sumber energi yang besar bagi Indonesia.

“Salah satu harta karun yang dimiliki Indonesia adalah panas bumi. Potensi panas bumi Indonesia adalah yang terbesar kedua di dunia lho Sobat,” tulis akun Kementerian ESDM, Kamis (18/3/2021).

Saat ini, pemerintah sedang mematangkan rencana eksplorasi panas bumi di Gunung Tampomas di Maret 2021 ini. Pembangunan Pembangkit Listik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Tampomas di Sumedang, Jawa Barat, merupakan bagian dari percepatan pengembangan proyek Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia.

Untuk Provinsi Jawa Barat sendiri kapasitas pembangkit panas bumi yang tepasang sudah sebesar 1.194 MW dari total sumber daya sebanyak 4.793 MW.

Berikut daftar PLTP di Jawa Barat beserta kapasitasnya:

1. PLTP Salak. Kapasitas yang terpasang 377 MW

2. PLTP Wayang Windu. Kapasitas yang terpasang 277 MW

3. PLTP Darajat. Kapasitas yang terpasang 270 MW

4. PLTP Kamojang. Kapasitas yang terpasang 235 MW

5. PLTP Patuha. Kapasitas yang terpasang 55 MW

6. PLTP Karaha. Kapasitas yang terpasang 30 MW

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan