Ini Alasan Pengancam Gorok Mahfud Md Serahkan Diri Usai Diburu Polisi

Turmudi Badrutamam, pembuat video ancaman gorok terhadap Menkopolhukam Mahfud Md menyerahkan diri ke polisi. Lalu apa alasan pria 37 tahun itu menyerahkan diri?

Pria yang akrab dipanggil Lora Mastur itu menjadi buruan Polda Jatim sejak Desember 2020. Saat itu, sebuah video yang menampilkan dirinya mengancam Mahfud Md dalam bahasa Madura viral di akun YouTube Amazing Pasuruan.

Akibatnya, 4 orang yang masing-masing sebagai pengunggah dan penyebar dari Pasuruan ditetapkan menjadi tersangka penyebaran kebencian. Mereka adalah Muchammad Nawawi atau Gus Nawawi (38), Abdul Hakam (39), Moch Sirojuddin (37) dan Samsul Hadi (40).

Keempat tersangka itu dirilis di Polda Jatim pada 13 Desember 2020 silam dengan sangkaan ujaran kebencian. Meski begitu, polisi belum bisa menangkap pembuat video tersebut. Namun pada Senin (8/3), Lora Mastur kemudian menyerahkan diri ke Pendopo Bupati Sampang yang kemudian langsung ditahan di Polda Jatim.

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Wildan Albert mengatakan tersangka menyerahkan diri atas kehendaknya sendiri. Hal itu terungkap setelah polisi menjalankan sejumlah rangkaian pemeriksaan dan gelar perkara sejak semalam.

"Tidak ada (paksaan). Kemauannya sendiri agar (masalah) cepat selesai," terang Wildan kepada detikcom, Selasa (9/3/2021).

Saat ditanya kenapa baru sekarang menyerah? Wildan menyebut karena tersangka merasakan ketakutan usai videonya viral di media sosial.

"Ya karena tersangka ini dulu masih takut," tandas Wildan. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan